Kerusuhan di Tepi Barat: Perwira Israel Tewas, 13 Warga Palestina Terluka

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Mei 2022 00:14 WIB
Kematian reporter Al Jazeera Shireen Abu Akleh memicu aksi unjuk rasa di Yerusalem. Bentrokan antara demonstran Palestina-polisi Israel tak terhindarkan.
Ilustrasi (Foto: REUTERS/AMMAR AWAD)
Tepi Barat -

Kerusuhan terjadi di Jenin, Tepi Barat. Akibatnya perwira Israel tewas ditembak sementara 13 warga Palestina terluka.

"Hari ini kita kehilangan pahlawan sejati, Noam Raz -- seorang pejuang (tentara) pemberani ... (selama) operasi yang kompleks dan sensitif melawan teroris," ujar Perdama Menteri Israel Naftali Bennett dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP, Sabtu (14/5/2022).

Bennet menambahkan Noam tersebut terluka usai terlibat 'tembak-tembakan' dengan kelompok lawan. Tak lama, Noam meninggal dunia.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 13 warga Palestina juga terluka dalam serangan pasukan Israel itu.

Otoritas Israel mengatakan pihaknya tengah menggerebek salah satu kamp pengungsi di Jenin. seorang fotografer AFP melihat pasukan Israel mengepung rumah yang berisi sejumlah orang.

Kemudian, pasukan Israel melempar granat anti-tank ke bangunan tersebut untuk mengusir penghuninya keluar.

Pengepungan terjadi selama 4 jam. Sebelum akhirnya orang-orang dalam rumah tersebut menyerahkan diri.

Pasukan Israel berdalih menyerang dan mengepung tempat itu untuk menyelidiki jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh terbunuh pada hari Rabu (11/5).

"Merekonstruksi tempat kejadian," pernyataan militer Israel.

(isa/isa)