Presiden-PM Finlandia Nyatakan Setuju Negaranya Bergabung NATO

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 16:28 WIB
(FILES) This file photo taken on February 24, 2022 shows Finlands President Sauli Niinist (R) and Finlands Prime Minister Sanna Marin addressing a press conference on Russias invasion of Ukraine in Helsinki, Finland. - Finnish President Sauli Niinisto and Prime Minister Sanna Marin on May 12, 2022 expressed their support for NATO membership. NATO membership would strengthen Finlands security. As a member of NATO, Finland would strengthen the entire defence alliance. Finland must apply for NATO membership without delay, they said in a joint statement. (Photo by Markku Ulander / Lehtikuva / AFP) / Finland OUT
Presiden Finlandia Sauli Niinisto (kanan) dan PM Finlandia Sanna Marin saat bersama-sama mengumumkan dukungan bagi Finlandia bergabung NATO (AFP/MARKKU ULANDER)
Helsinki -

Presiden Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri (PM) Sanna Marin bersama-sama mengumumkan dukungan agar negaranya bergabung dengan aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dukungan ini diumumkan meskipun Rusia memperingatkan adanya konsekuensi jika Helsinki memutuskan bergabung NATO.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Kamis (12/5/2022), keputusan resmi soal rencana bergabung NATO akan diumumkan pemerintah Finlandia pada akhir pekan ini.

Dukungan yang disampaikan Niinisto dan Marin ini membawa Finlandia selangkah lebih dekat dengan keanggotaan aliansi militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tersebut. Invasi militer Rusia ke Ukraina diketahui memicu perubahan opini di kalangan publik Finlandia soal keanggotaan NATO.

Diketahui bahwa usai Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, opini publik dan politik Finlandia berubah dramatis dengan mayoritas warga mendukung keanggotaan NATO. Polling yang dirilis Senin (9/5) lalu oleh televisi lokal Yle menunjukkan 76 persen warga Finlandia mendukung negaranya bergabung NATO -- meningkat drastis dari hanya 20-30 persen dalam beberapa tahun terakhir.

"Selama musim semi ini, diskusi penting soal kemungkinan keanggotaan NATO bagi Finlandia telah berlangsung," tutur Niinisto dan Marin dalam konferensi gabungan pada Kamis (12/5) waktu setempat.

"Waktu dibutuhkan untuk membiarkan parlemen dan seluruh masyarakat menetapkan pendirian mereka terkait masalah ini. Waktu dibutuhkan untuk kontak internasional yang erat dengan NATO dan negara-negara anggotanya, juga dengan Swedia. Kami ingin memberikan ruang diskusi yang diperlukan," imbuh pernyataan keduanya.

Baik Niinisto dan Marin sama-sama menyatakan bahwa 'momen pengambilan keputusan sudah dekat' dan Finlandia harus mendaftar keanggotaan NATO.

"Keanggotaan NATO akan memperkuat keamanan Finlandia. Sebagai anggota NATO, Finlandia akan memperkuat seluruh aliansi pertahanan," demikian pernyataan gabungan Niinisto dan Marin.

"Finlandia harus mendaftar keanggotaan NATO tanpa penundaan. Kami berharap langkah-langkah nasional masih diperlukan untuk membuat keputusan ini, yang akan diambil dengan cepat dalam beberapa hari ke depan," tegas pernyataan gabungan itu.