Viral Penumpang Kepanasan karena AC Mati, Malaysia Airlines Minta Maaf

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 15:00 WIB
Malaysia Airlines planes are seen on the tarmac at the Kuala Lumpur International Airport in this March 12, 2014 file photo. The airline is set to terminate at least one-third of its 20,000 workforce in its effort to save the national carrier, local media reported on May 25, 2015.  REUTERS/Damir Sagolj/Files
Ilustrasi (dok. Damir Sagolj/REUTERS)
Kuala Lumpur -

Maskapai Malaysia Airlines meminta maaf karena kondisi kabin penumpang yang panas dalam tiga penerbangannya. Disebutkan bahwa kondisi kabin pesawat yang menghangat itu disebabkan oleh gangguan teknis yang membuat bagian Auxiliary Power Unit (APU) tidak beroperasi.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir media lokal The Star, Rabu (11/5/2022), Malaysia Airlines (MAS) menyebutkan tiga penerbangan yang mengalami situasi tidak nyaman itu terdiri atas penerbangan MH2356 rute Kuala Lumpur-Kuching pada 3 Mei, kemudian MH2710 rute Kuala Lumpur-Sandakan pada 8 Mei, dan MH1205 rute Alor Setar-Kuala Lumpur pada 9 Mei.

"Sistem APU merupakan komponen yang dipasang pada pesawat yang memasok tenaga listrik dan udara bertekanan untuk sistem pendingin udara dan mesin yang dihidupkan di darat," sebut pihak Malaysia Airlines yang merupakan maskapai nasional Malaysia ini dalam pernyataannya.

"Ketika anomali terdeteksi di darat sebelum lepas landas, pesawat tidak bisa dihidupkan, yang menyebabkan lingkungan kabin menjadi hangat," imbuh pernyataan itu.

Disebutkan bahwa dengan bantuan peralatan di darat yang ada di bandara-bandara yang berbeda dan jenis inspeksi yang diperlukan, masa tunggu mungkin secara tidak sengaja diperpanjang demi memastikan pesawat aman untuk dioperasikan.

"Untuk mencegah situasi semacam itu terulang kembali dan memicu ketidaknyamanan penumpang, maskapai akan, dengan segera, memastikan bahwa penumpang dipindahkan ke ruang boarding dalam 10 menit setelah masalah teridentifikasi saat proses perbaikan dilakukan," jelas Malaysia Airlines dalam pernyataannya.

"Maskapai akan menyarankan tindakan berikutnya jika perbaikan memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan," imbuh pernyataan itu.

Simak juga Video: Klasemen SEA Games 2021, Malaysia di Puncak-Indonesia ke-6

[Gambas:Video 20detik]