Trudeau Bilang Ini ke Jokowi soal Putin, Ukraina Gempur Depot Bahan Bakar Rusia

ADVERTISEMENT

International Updates

Trudeau Bilang Ini ke Jokowi soal Putin, Ukraina Gempur Depot Bahan Bakar Rusia

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 17:16 WIB
Canadian Prime Minister Justin Trudeau looks on during a news conference at the Great Hall of the People in Beijing, China December 4, 2017. REUTERS/Fred Dufour/Pool
PM Kanada Justin Trudeau (Foto: Dok. REUTERS/Fred Dufour/Pool)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau dengan tegas mengatakan dia tidak ingin melihat Presiden Rusia Vladimir Putin di pertemuan G20 tahun ini. Trudeau menyebut soal invasi Rusia ke Ukraina sebagai alasannya.

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (1/4/2022), Trudeau mengatakan dia telah menyampaikan pandangannya pada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yang menjadi tuan rumah KTT G20 pada November mendatang, bahwa kehadiran Putin akan "sangat sulit bagi kita dan tidak produktif untuk G20."

"Ini akan menjadi masalah besar bagi banyak negara, termasuk Kanada," katanya kepada para wartawan di Ottawa, Kanada.

Trudeau menyatakan bahwa KTT G20 adalah tentang "bagaimana kita mengelola dan mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia."

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (1/4/2022):

- Banding Ditolak, TKI Penikam Majikan di Singapura Tetap Dibui Seumur Hidup

Permohonan banding yang diajukan seorang pembantu rumah tangga (PRT) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menikam majikannya nyaris 100 kali, ditolak oleh pengadilan Singapura. TKI berusia 29 tahun ini pun tetap dihukum penjara seumur hidup.

Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (1/4/2022), TKI bernama Daryati (29) ini dinyatakan terbukti bersalah telah membunuh majikannya, Seow Kim Choo (59), pada Juni 2016 lalu. Tindak pembunuhan itu dilakukan dua bulan setelah Daryati mulai bekerja untuk Seow dan keluarganya di Singapura.

Pernyataan KBRI Singapura pada April tahun lalu menyebut majikan Daryati tewas dengan 98 luka tusukan di tubuhnya.

Pada Kamis (31/3) waktu setempat, pengacara pro-bono Leon Koh mengupayakan pembelaan tanggung jawab yang berkurang (diminished responsibility) dan berargumen agar Daryati dijatuhi hukuman lebih ringan.

- Zelensky: Rusia Persiapkan Serangan Dahsyat ke Ukraina Selatan!

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa pasukan Rusia tengah mengkonsolidasikan kekuatan dan mempersiapkan 'serangan dahsyat' di wilayah selatan negaranya, mencakup Mariupol yang dikepung selama berminggu-minggu.

Seperti dilansir AFP, Jumat (1/4/2022), gempuran terus-menerus pasukan Rusia di kota pelabuhan Mariupol dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 5.000 orang.

Dalam perundingan damai yang digelar pekan ini, Rusia menyatakan akan mengurangi serangan di wilayah sekitar Kiev dan Chernihiv. Namun, otoritas Ukraina dan pejabat-pejabat negara Barat meragukan pernyataan Rusia itu, dengan menyebut pasukan Rusia hanya melakukan regroup.

"Ini adalah bagian dari taktik mereka," sebut Zelensky dalam pernyataan pada Kamis (31/3) tengah malam waktu setempat.

- Australia Kirim Kendaraan Lapis Baja ke Ukraina Usai Diminta Zelensky

Australia akan mengirimkan kendaraan lapis baja produksi lokal ke Ukraina setelah permintaan dari Presiden Volodymyr Zelensky. Ini akan menjadi bantuan lanjutan dari Australia, yang sebelumnya telah mengirimkan bantuan militer dan kemanusiaan untuk Ukraina yang terus diinvasi Rusia.

Seperti dilansir CNN, Jumat (1/4/2022), Perdana Menteri (PM) Scott Morrison tidak menyebutkan kapan atau bagaimana banyak kendaraan lapis baja, yang bernama Bushmaster, akan dikirimkan ke Ukraina nantinya. Tidak disebutkan jumlah pasti kendaraan lapis baja Australia yang akan dikirimkan ke Ukraina.

Lihat juga Video: Pasukan Ukraina Berhasil Rebut Kembali Kota Trostianets

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT