Uni Eropa Kandaskan Harapan Ukraina Jadi Anggota Lewat Jalur Cepat

ADVERTISEMENT

Uni Eropa Kandaskan Harapan Ukraina Jadi Anggota Lewat Jalur Cepat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 11 Mar 2022 12:25 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy usai menandatangani dokumen pengajuan keanggotaan Uni Eropa bagi Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy usai menandatangani dokumen pengajuan keanggotaan Uni Eropa bagi Ukraina (dok. Facebook)
Brussels -

Harapan Ukraina untuk bisa menjadi anggota Uni Eropa dalam prosedur khusus di tengah invasi berkelanjutan Rusia, kandas sudah. Para pemimpin negara-negara Uni Eropa menolak desakan Ukraina agar diterima menjadi anggota blok Eropa itu dengan cepat.

Kendati demikian, Uni Eropa diminta untuk tidak menutup permanen pintu keanggotaan bagi Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (11/3/2022), dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) terbaru di Prancis pada Kamis (10/3) waktu setempat, para pemimpin Uni Eropa kompak mengecam 'penderitaan tak terucapkan' yang ditimbulkan Rusia di Ukraina.

Invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari -- merupakan serangan terbesar terhadap negara Eropa sejak Perang Dunia II -- telah menjungkirbalikkan tatanan keamanan Eropa. Negara-negara Uni Eropa juga dipaksa untuk memikirkan kembali soal apa yang harus diperjuangkan blok 27 negara itu, termasuk kebijakan ekonomi, pertahanan dan energinya.

Uni Eropa dengan cepat menjatuhkan sanksi-sanksi terhadap Rusia dan menawarkan dukungan politik maupun kemanusiaan kepada Ukraina, bahkan sejumlah pasokan senjata. Namun perbedaan pendapat mencuat dalam sejumlah isu, termasuk reaksi negara-negara Uni Eropa terhadap permintaan Ukraina untuk penerimaan keanggotaan yang dipercepat.

"Tidak ada yang bergabung Uni Eropa dalam semalam," tegas Perdana Menteri (PM) Kroasia Andrej Pkenkovic dalam pertemuan kepala negara anggota Uni Eropa pada Jumat (11/3) dini hari waktu setempat.

Presiden Dewan Eropa Charles Michel melontarkan pernyataan yang menunjukkan simpati dan dukungan moral. "Ukraina tergabung dengan keluarga Eropa," ucapnya.

Simak video 'Prajurit Ukraina Ungkap Cerita Penyergapan Konvoi Tank Rusia di Brovary':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT