ADVERTISEMENT

Korut Umumkan Sukses Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Jauh

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 10:30 WIB
Korea Utara mengklaim sukses menguji coba tipe terbaru rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam. Seperti apa penampakannya? Ini fotonya.
Ilustrasi -- Peluncuran rudal Korut diberitakan oleh media Korsel (dok. AP Photo)
Pyongyang -

Korea Utara (Korut) mengonfirmasi telah menguji coba sebuah rudal jelajah jarak jauh dan sebuah hulu ledak dari rudal taktis pekan ini. Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, tidak menghadiri langsung peluncuran itu, namun disebutkan bahwa dia mengunjungi pabrik amunisi yang memproduksi 'sistem persenjataan utama'.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (28/1/2022), ketegangan meningkat usai Korut menggelar enam uji coba rudal sepanjang tahun ini, yang juga mencatat jumlah peluncuran terbesar dalam sebulan oleh rezim komunis tersebut. Peluncuran rudal Korut memicu kecaman internasional dan sanksi baru dari Amerika Serikat (AS).

Laporan kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), menyebut versi terbaru dari sistem rudal jelajah jarak jauh telah diuji coba pada Selasa (25/1). Sementara uji coba untuk mengonfirmasi kekuatan hulu ledak konvensional rudal taktis jenis permukaan-ke-permukaan, sebut KCNA, telah digelar pada Kamis (27/1).

Kim Jong-Un tidak menghadiri uji coba itu. Namun, KCNA melaporkan bahwa saat mengunjungi sebuah pabrik amunisi, Kim Jong-Un memuji 'lonjakan kemajuan dalam produksi senjata utama' untuk menerapkan keputusan Partai Buruh yang diambil dalam rapat bulan lalu.

"Pabrik ini memegang posisi sangat penting dan bertugas memodernisasi Angkatan Bersenjata negara ini dan mewujudkan strategi pengembangan pertahanan nasional," sebut Kim Jong-Un dalam kunjungannya itu.

KCNA tidak menyebut secara spesifik soal persenjataan utama yang dimaksud maupun lokasi pabrik amunisi yang dikunjungi Kim Jong-Un. Dalam rapat Partai Buruh lalu, Kim Jong-Un menyerukan penguatan pertahanan untuk menghadapi situasi internasional yang tidak stabil.

Sejumlah foto yang dirilis KCNA menunjukkan Kim Jong-Un yang tampak lebih kurus dari sebelumnya, memakai jas dan mantel kulit warna itam dalam kunjungan ke pabrik amunisi itu. Profesor pada Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Korea Selatan (Korsel), Yang Moo-Jin, menyebut pabrik itu mungkin berkait dengan rudal jarak jauh Korut, mengutip laporan KCNA soal 'sistem senjata utama'.

Disebutkan oleh Yang bahwa Korut kemungkinan akan meningkatkan intensitas uji coba dan mungkin meluncurkan sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) atau senjata kuat lainnya saat memperingatkan 80 tahun kelahiran mendiang ayah dan 110 tahun kelahiran mendiang kakek Kim Jong-Un pada Februari dan April mendatang.

Laporan KCNA menyebut dua rudal jelajah jarak jauh mengudara sejauh 1.800 kilometer selama 9,137 detik dan mengenai pulau yang menjadi target di perairan sebelum timur Korut dalam uji coba pada Selasa (25/1) waktu setempat. Hal itu, sebut KCNA, menunjukkan kemampuan tempur praktis.

KCNA juga mengklaim bahwa dua rudal taktis yang diuji coba pada Kamis (27/1) waktu setempat, berhasil tepat mengenai sasaran dan membuktikan kekuatan eksplosif pada hulu ledaknya. Ditegaskan KCNA bahwa Korut 'akan tetap mengembangkan hulu ledak kuat yang mampu melakukan fungsi dan misi tempur'.

Foto-foto yang dirilis KCNA juga menunjukkan sebuah rudal jarak jauh yang diluncurkan dari sebuah transporter-erector-launcher, yang menyemburkan kobaran api, lalu memicu ledakan di sebuah pulau. Dalam foto lainnya, sebuah rudal jarak dekat terlihat mengudara ke angkasa di tengah kepulan debu dan menghantam sebuah pulau.

Sepanjang bulan ini, Korut mengklaim telah menguji coba rudal taktis, dua rudal hipersonik yang meluncur dengan kecepatan dan mampu bermanuver, serta sebuah sistem rudal yang diluncurkan dari kereta api.

(nvc/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT