Serangan Rudal Balistik Houthi Tewaskan 5 Orang di Yaman, 23 Luka

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 12:58 WIB
Pendukung Houthi melakukan unjukrasa di Sanaa, Yaman, (22/11/2021). Mereka menolak intervensi AS dan Arab Saudi terkait konflik dalam negeri Yaman.
para pendukung kelompok Houthi di Yaman (Foto: AP/Hani Mohammed)
Jakarta -

Lima orang tewas di Yaman ketika kelompok pemberontak Houthi menembakkan sebuah rudal balistik ke kota strategis Marib di Yaman utara. Sumber medis mengatakan bahwa 23 orang lainnya luka-luka dalam serangan yang terjadi pada Rabu (26/1) waktu setempat.

Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (27/1/2022), petugas medis mengatakan bahwa "dua tentara dan tiga warga sipil tewas" dalam serangan itu. Lewat postingan di Twitter, kelompok pemberontak Houthi mengklaim serangan tersebut.

Kota Marib, di provinsi kaya minyak dengan nama yang sama, adalah benteng terakhir pemerintah Yaman di wilayah utara. Houthi yang didukung Iran telah berjuang untuk merebut kota itu selama berbulan-bulan.

Sebuah sumber militer pro-pemerintah juga mengatakan sebuah rudal balistik yang ditembakkan oleh kelompok Houthi mendarat di kota itu.

Serangan itu terjadi sehari setelah para petempur pro-pemerintah dari milisi terlatih Uni Emirat Arab mengatakan mereka telah memukul mundur Houthi dari Harib, sebuah distrik di selatan Marib.

Bentrokan tersebut merupakan bagian dari eskalasi besar dalam perang tujuh tahun setelah Houthi, menyusul serangkaian kekalahan teritorial, meluncurkan serangan drone dan rudal yang mematikan di Uni Emirat Arab pekan lalu. Tiga orang tewas dalam serangan pertama yang diklaim Houthi di wilayah Uni Emirat Arab tersebut.

Pemberontak Houthi telah merebut Sanaa, ibu kota Yaman pada tahun 2014. Hal itu memicu intervensi militer yang dipimpin Arab Saudi pada tahun berikutnya.

Ratusan ribu orang telah tewas dan jutaan orang mengungsi dalam konflik Yaman, yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

(ita/ita)