International Updates

Kematian COVID-19 di Australia Naik Terus, ISIS Serang Penjara Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 17:07 WIB
Transferring a patient from the emergency area into the ICU
ilustrasi (Foto: Getty Images/Tempura)
Jakarta -

Angka kematian akibat virus Corona (COVID-19) dilaporkan terus naik di Australia, di tengah penyebaran varian Omicron yang sangat menular. Akibatnya, negara bagian Australia Barat membatalkan rencana membuka perbatasan domestik yang ditutup beberapa bulan terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (21/1/2022), negara bagian terpadat, New South Wales, melaporkan hari paling mematikan sepanjang pandemi Corona pada Jumat (21/1) waktu setempat, setelah mencatat sedikitnya 46 kematian akibat Corona dalam sehari, termasuk seorang bayi.

Negara bagian Victoria secara terpisah melaporkan 20 tambahan kematian dalam sehari. Meski demikian, penurunan angka rawat inap di kedua negara bagian yang terdampak parah varian Omicron itu memberikan sedikit harapan bahwa gelombang Corona terbaru mungkin telah mencapai puncaknya.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (21/1/2022):

- Hilang 77 Tahun Lalu, Pesawat Perang Dunia II Ditemukan di India

Sebuah pesawat Perang Dunia II yang hilang telah ditemukan di wilayah terpencil Himalaya di India, setelah 77 tahun setelah pesawat itu jatuh tanpa ada yang selamat.

Temuan ini diperoleh menyusul pencarian berbahaya yang menyebabkan kematian tiga pemandu.

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (21/1/2022), pesawat angkut C-46 tersebut membawa 13 orang dari Kunming, China selatan, ketika menghilang dalam cuaca badai di atas pegunungan di negara bagian Arunachal Pradesh, India pada minggu pertama tahun 1945.

"Pesawat ini tidak pernah terdengar lagi. Itu menghilang begitu saja," kata Clayton Kuhles, seorang warga Amerika Serikat yang memimpin misi pencarian setelah permintaan dari putra salah satu penumpang pesawat yang nahas itu.

- Parlemen Prancis Kecam Genosida Uighur oleh China

Parlemen Prancis meloloskan resolusi yang mengecam genosida oleh China terhadap warga minoritas Muslim Uighur di Xinjiang. Resolusi ini berisiko semakin merenggangkan hubungan antara Prancis dan China.

Seperti dilansir AFP, Jumat (21/1/2022), resolusi yang tidak mengikat itu disetujui untuk diadopsi oleh parlemen Prancis dalam voting pada Kamis (20/1) waktu setempat, dengan 169 suara mendukung dan hanya satu suara yang menentang.

Resolusi itu diajukan oleh partai oposisi Sosialis di majelis rendah parlemen Prancis, namun juga didukung oleh Partai Republik Bergerak (LREM) yang dipimpin Presiden Emmanuel Macron.

Disebutkan dalam resolusi itu bahwa Majelis Nasional Prancis 'secara resmi mengakui bahwa tindak kekerasan yang dilakukan oleh Republik Rakyat China terhadap Uighur merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida'.

- Pertama di Eropa, Austria Wajibkan Vaksinasi COVID-19

Parlemen Austria menyetujui Undang-Undang (UU) baru yang menjadikan vaksinasi COVID-19 wajib untuk orang dewasa mulai bulan depan. Dengan ini, Austria menjadi negara Eropa pertama yang melakukannya, meskipun ada gelombang protes menentang aturan tersebut.

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (21/1/2022), puluhan ribu orang telah berdemonstrasi menentang wajib vaksinasi dalam aksi-aksi demo yang digelar tiap akhir pekan, sejak tindakan itu diumumkan pada November 2021 dalam upaya untuk menaikkan tingkat vaksinasi negara itu.

Simak juga video 'Gerak WHO Pelototi Penularan Covid-19 Pada Hewan':

[Gambas:Video 20detik]