Pertama di Eropa, Austria Wajibkan Vaksinasi COVID-19

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 11:06 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Jakarta -

Parlemen Austria menyetujui Undang-Undang (UU) baru yang menjadikan vaksinasi COVID-19 wajib untuk orang dewasa mulai bulan depan. Dengan ini, Austria menjadi negara Eropa pertama yang melakukannya, meskipun ada gelombang protes menentang aturan tersebut.

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (21/1/2022), puluhan ribu orang telah berdemonstrasi menentang wajib vaksinasi dalam aksi-aksi demo yang digelar tiap akhir pekan, sejak tindakan itu diumumkan pada November 2021 dalam upaya untuk menaikkan tingkat vaksinasi negara itu.

Dalam voting parlemen pada Kamis (20/1) waktu setempat, semua partai, kecuali sayap kanan, mendukung tindakan tersebut, dengan disahkannya UU baru dengan 137 suara mendukung dan 33 suara menentangnya di parlemen dengan 183 kursi.

"Itu diadopsi dengan mayoritas (yang diperlukan)," kata Doris Bures, presiden kedua Dewan Nasional.

Hingga saat ini, 72 persen penduduk Austria telah divaksinasi penuh terhadap virus Corona -- sejalan dengan rata-rata di seluruh Uni Eropa yang hanya lebih dari 70 persen, tetapi beberapa poin persentase di bawah negara tetangga regional seperti Italia dan Prancis.

Di bawah UU baru, yang akan mulai berlaku pada 4 Februari tersebut, mereka yang menunda-nunda vaksinasi dapat menghadapi denda hingga 3.600 euro (US$ 4.100) mulai pertengahan Maret setelah "fase perkenalan" awal.

Pemerintah Austria awalnya ingin mencakup semua orang yang berusia 14 tahun ke atas, tetapi sekarang tindakan itu hanya berlaku untuk orang dewasa, kecuali wanita hamil dan mereka yang memiliki pengecualian medis.

Lihat juga Video: Sepinya Ruas Jalan Austria di Tengah Lockdown Nasional

[Gambas:Video 20detik]