Presiden China Bicara Soal Konfrontasi Global dan Konsekuensinya

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 14:55 WIB
Chinese President Xi Jinping attends the commemoration of the 110th anniversary of the Xinhai Revolution which overthrew the Qing Dynasty and led to the founding of the Republic of China, at the Great Hall of the People in Beijing on October 9, 2021. (Photo by Noel Celis / AFP)
Presiden China, Xi Jinping (dok. AFP/NOEL CELIS)
Beijing -

Presiden China, Xi Jinping, memperingatkan bahwa konfrontasi antara negara-negara besar bisa memicu 'konsekuensi bencana' di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) yang terus berlanjut.

Seperti dilansir AFP, Selasa (18/1/2022), peringatan itu disampaikan Xi dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, yang digelar secara virtual karena pandemi Corona.

Xi membuka pidatonya dengan membanggakan China -- lokasi pertama terdeteksinya virus Corona pada akhir tahun 2019 -- sebagai kisah sukses pandemi yang langka dan satu-satunya kekuatan ekonomi besar yang terus mengalami pertumbuhan kuat.

Dia menampilkan dirinya sebagai pembela multilateralisme dan memberikan peringatan serius untuk masa depan ketika hubungan antara negara-negara besar semakin merosot.

"Dunia kita sekarang jauh dari ketenangan, retorika yang memicu kebencian dan prasangka berlimpah," cetus Xi dalam pidatonya.

"Sejarah telah membuktikan berkali-kali bahwa konfrontasi tidak menyelesaikan masalah, itu hanya mengundang konsekuensi bencana," imbuhnya.

China memegang teguh kebijakan ketat yang menargetkan nol kasus COVID setelah berhasil mengendalikan penularan Corona pada awal pandemi. Sebagian besar perbatasannya masih tertutup untuk orang luar, namun China masih tetap menjadi basis manufaktur yang penting bagi dunia selama pandemi.