Kemunculan Langka Kapal Selam Nuklir Paman Sam yang Biasanya Rahasia

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 05:00 WIB
The US Navy ballistic missile submarine USS Nevada arrived at Naval Base Guam on Saturday. (US Navy via CNN)
USS Nevada terdeteksi secara langka muncul ke permukaan di pangkalan laut AS di Guam pada Sabtu (15/1) waktu setempat (Foto: US Navy via CNN)

Diduga Ada Pesan Khusus

Menurut para pengamat, dengan ketegangan meningkat antara AS dan China soal status Taiwan, dan saat Korea Utara (Korut) meningkatkan uji coba rudal, AS bisa memberikan penegasan dengan kapal selam rudal balistiknya yang tidak bisa dilakukan China maupun Korut.

"Itu mengirimkan sebuah pesan -- disengaja atau tidak: kami bisa memarkirkan kurang lebih 100 hulu ledak nuklir di dekat wilayah Anda dan Anda bahkan tidak akan menyadarinya ataupun tidak bisa melakukan banyak hal soal itu. Dan kebalikannya tidak dibenarkan dan tidak akan baik untuk sementara waktu," sebut pengamat pada sebuah Pusat Keamanan Amerika, Thomas Shugart, yang mantan kapten kapal selam AS.

Kehebatan Kapal Selam Nuklir AS

USS Nevada merupakan salah satu dari 14 unit kapal selam bertenaga nuklir kelas-Ohio (SSBN) milik Angkatan Laut AS. Disebutkan dalam situs Angkatan Laut AS untuk Angkatan Kapal Selam dan Armada Pasifik AS bahwa USS Nevada merupakan kapal perang keempat milik Angkatan Laut AS yang memiliki nama 'Nevada'.

USS Nevada mulai beroperasi sejak 16 Agustus 1986 silam dan diketahui sempat menjalani perbaikan pengisian bahan bakar selama dua tahun pada tahun 2010.

USS Nevada merupakan jenis kapal selam rudal balistik, atau yang sering disebut 'boomer', yang berfungsi sebagai platform peluncuran tak terdeteksi untuk rudal antarbenua. Kapal selam rudal balistik dirancang secara spesifik untuk aktivitas siluman (sembunyi-sembunyi), dan untuk pengiriman hulu ledak nuklir yang tepat.

Disebutkan juga bahwa kapal selam bertenaga nuklir kelas-Ohio, termasuk USS Nevada, awalnya membawa 24 rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) dengan beberapa hulu ledak yang ditargetkan secara independen. Namun di bawah ketentuan dalam Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru, setiap kapal selam menonaktifkan empat tabung rudal dan sekarang hanya bisa membawa maksimum 20 rudal balistik saja.

Kini, kapal selam jenis SSBN milik AS membawa rudal jenis Trident II D5, yang diklaim memiliki jangkauan lebih jauh dan akurasi yang baik dibandingkan rudal Trident I C4 yang sudah tidak digunakan lagi.

Kapal selam jenis SSBN, termasuk USS Nevada, secara khusus dirancang untuk patroli pencegahan secara luas dan berkepanjangan. Demi mengurangi waktu pengisian ulang dan pemeliharaan, kapal selam kelas-Ohio memiliki tiga lubang logistik berdiameter besar yang memampukan para pelaut di dalamnya secara cepat mentransfer palet pasokan, modul penggantian peralatan dan komponen mesin, sehingga meningkatkan ketersediaan operasional.

Disebutkan juga bahwa kapal selam kelas-Ohio dirancang bisa beroperasi selama 15 tahun atau lebih dengan adanya perombakan besar-besaran.

Penggunaan tenaga nuklir berarti kapal selam jenis ini bisa beroperasi atau menyelam di bawah laut selama berbulan-bulan pada sekali waktu, dengan daya tahannya hanya dibatasi oleh pasokan yang dibutuhkan untuk menopang kehidupan para awaknya yang terdiri lebih dari 150 personel Angkatan Laut AS.


(eva/rfs)