Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Balistik, Keempat Bulan Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 08:28 WIB
The North Korean flag is seen in the countrys embassy compounds in Kuala Lumpur on March 19, 2021, after North Korea severed diplomatic ties with Malaysia in response to the extradition of a citizen to the US earlier this month. (Photo by Sazali Ahmad / AFP)
ilustrasi (Foto: AFP/SAZALI AHMAD)

Setelah uji coba rudal kedua yang diawasi langsung oleh pemimpin Korut, Kim Jong-Un tersebut, pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi tambahan terhadap lima orang terkait program senjata balistik Korut. Langkah AS itu memicu tuduhan dari juru bicara Kementerian Kesehatan Korut bahwa AS 'secara sengaja memperparah' situasi'.

"Jika AS mengadopsi sikap konfrontatif seperti itu, DPRK (Korut-red) akan dipaksa mengambil reaksi yang lebih kuat dan pasti terhadapnya," tegas juru bicara Kementerian Kesehatan Korut, seperti dikutip Korean Central News Agency (KCNA).

Juru bicara itu menegaskan bahwa menjadi 'hak sah' Korut untuk mengembangkan senjata baru sebagai bagian dari upaya 'memodernisasi kemampuan pertahanan nasional'.

Meskipun terkena sanksi internasional atas program senjatanya, Pyongyang telah menggandakan upayanya untuk memodernisasi militer, dan menolak untuk menanggapi seruan Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan.

Pada pertemuan penting partai berkuasa Korea Utara bulan lalu, pemimpin Korut Kim Jong-Un berjanji untuk terus membangun kemampuan pertahanan negara.


(ita/ita)