Veteran Tertua AS Tutup Usia 112 Tahun, Pernah 2 Kali Nyaris Mati

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 12:57 WIB
The U.S. Capitol is seen between flags placed on the National Mall ahead of the inauguration of President-elect Joe Biden and Vice President-elect Kamala Harris, Monday, Jan. 18, 2021, in Washington.
ilustrasi (Foto: AP/Alex Brandon)
Jakarta -

Veteran tertua Amerika Serikat, Lawrence Brooks, meninggal pada Rabu (5/1) waktu setempat pada usia 112 tahun. Kematiannya diumumkan oleh Museum Perang Dunia II di New Orleans, AS.

Museum Nasional Perang Dunia II "akan selamanya menghargai kenangan kita bersama dengan Lawrence Brooks," kata direktur museum tersebut, Stephen Watson dalam sebuah pernyataan.

"Dia adalah teman terkasih, pria yang sangat beriman dan memiliki semangat yang mengilhami orang-orang di sekitarnya," imbuhnya seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (6/1/2022).

Tidak disebutkan penyebab kematian veteran tertua AS tersebut.

Brooks adalah yang tertua dari sekitar 240.000 veteran AS yang bertempur dalam Perang Dunia II yang masih hidup.

Lahir pada 12 September 1909, di sebuah kota kecil di Louisiana di tengah-tengah segregasi, Brooks adalah salah satu dari 15 anak dalam keluarga Afrika-Amerika. Dia direkrut menjadi tentara pada tahun 1940, di mana dia bergabung dengan Batalyon Insinyur ke-91, unit mayoritas kulit hitam.

Dia ditempatkan di Australia, New Guinea dan Filipina. Selama penempatannya, ia menjabat sebagai juru masak untuk para perwira kulit putih di batalyon tersebut.