China Lockdown Kota Berpenduduk 1,2 Juta Orang Gegara 3 Kasus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 11:37 WIB
Orang-orang yang memakai masker untuk melindungi diri dari COVID-19 mengantre untuk masuk ke toko di pusat perbelanjaan luar ruangan di Beijing, Sabtu, 13 November 2021.
Ilustrasi -- Situasi pandemi Corona di China (dok. AP/Mark Schiefelbein)
Beijing -

Satu lagi kota di China yang ditempatkan di bawah lockdown akibat kemunculan wabah baru virus Corona (COVID-19). Kota Yuzhou yang berpenduduk nyaris 1,2 juta orang di-lockdown usai terdeteksinya tiga kasus Corona tanpa gejala.

Otoritas China diketahui mempertahankan kebijakan 'nol COVID' dengan penerapan pembatasan perbatasan dan lockdown terarah yang ketat sejak kemunculan Corona. Namun strategi ini belakangan menghadapi tekanan besar dengan kemunculan serentetan wabah lokal di sejumlah wilayah.

Seperti dilansir AFP, Selasa (4/1/2022), otoritas kota Yuzhou dalam pengumumannya pada Senin (3/1) malam waktu setempat menyatakan seluruh warganya -- totalnya mencapai 1,17 juta orang -- diimbau tetap berada di rumah demi mengendalikan penyebaran Corona.

Langkah lockdown diambil setelah kota Yuzhou mendeteksi tiga kasus Corona tanpa gejala dalam beberapa hari terakhir.

Pengumuman otoritas kota Yuzhou itu menyerukan bahwa orang-orang di area pusat kota 'tidak boleh pergi keluar'. Kemudian juga semua komunitas akan mengerahkan 'penjara dan gerbang untuk secara ketat menerapkan langkah pencegahan dan pengendalian epidemi'.

Otoritas setempat telah mengumumkan penangguhan layanan bus dan taksi, serta penutupan pusat perbelanjaan, museum dan tempat-tempat wisata.

Pada Selasa (4/1) waktu setempat, China melaporkan 175 kasus baru Corona di wilayahnya, termasuk lima kasus Corona di Provinsi Henan -- lokasi kota Yuzhou, dan delapan kasus lainnya dalam klaster Corona terkait pabrik garmen di kota Ningbo.