Pertama Kalinya, Korsel Catat Rekor 7.000 Kasus Corona Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 09:26 WIB
Virus Corona (COVID-19) telah menelan banyak korban. Para Biksu di Korea Selatan pun menggelar doa bersama untuk para korban virus tersebut.`
Ilustrasi -- Situasi pandemi Corona di Korsel (dok. AP/Ahn Young-joon)
Seoul -

Korea Selatan (Korsel) kembali mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari. Untuk pertama kalinya, lebih dari 7.000 kasus Corona tercatat di Korsel dalam 24 jam terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (8/12/2021), penularan Corona di Korsel melonjak pada bulan ini, setelah pemerintah Korsel mulai melonggarkan pembatasan di bawah kebijakan yang disebut 'hidup dengan COVID-19' mulai November lalu.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Korea (KDCA) melaporkan 7.175 kasus Corona dalam sehari. KDCA juga menyebutkan sedikitnya 63 kematian tercatat dalam 24 jam terakhir di negara tersebut.

Saat ini, menurut KDCA, rumah-rumah sakit di Korsel tengah merawat sekitar 840 pasien Corona dalam keadaan kritis dan serius, yang juga mencetak rekor tertinggi.

Dalam rapat menanggapi situasi terkini pandemi Corona, Perdana Menteri (PM) Kim Boo-kyum, menyatakan pemerintah akan mengerahkan personel-personel tambahan untuk mengawasi para pasien Corona yang menjalani isolasi mandiri di rumah dan meningkatkan sistem transfer darurat ke rumah sakit bagi mereka yang mengalami gejala parah.

Klinik-klinik swasta di Korsel sekarang juga akan merawat pasien Corona selain rumah-rumah sakit besar.

Kim Boo-kyum mendorong warga lanjut usia (lansia) di Korsel untuk segera mendapatkan suntikan booster, mengingat 35 persen penularan Corona ditemukan pada warga berusia 60 tahun ke atas -- menyumbang 84 persen kasus Corona parah. Dia juga mendesak para remaja Korsel untuk segera divaksinasi.

Simak Video 'Seoul Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron':

[Gambas:Video 20detik]