International Updates

Politikus Malaysia Perkosa TKI, Belanda Kerahkan Militer Bantu RS Kewalahan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 17:27 WIB
Judge In Gloves To Protect From Coronavirus Writing On Paper
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov)

Menteri Kesehatan Publik, Anutin Charnvirakul, dalam pernyataan terbaru menyebut Departemen Ilmu Kedokteran tengah menguji sampel pasien varian Omicron itu dengan lebih cermat untuk memastikan bahwa itu sungguh-sungguh varian Omicron. Hasil pengujian lanjutan itu akan siap dalam waktu 3-4 hari.

Anutin juga menyatakan bahwa aturan perjalanan yang kini berlaku masih efektif.

- Dihajar Corona, Belanda Kerahkan Militer Bantu RS yang Kewalahan

Perjuangan memerangi pandemi virus Corona (COVID-19) masih panjang. Belanda kembali mengerahkan tentaranya untuk membantu operasional rumah sakit saat jumlah kasus baru Corona meningkat dan tempat tidur di rumah sakit (RS) banyak terisi.

Seperti dilansir AFP, Senin (7/12/2021), dengan dibantu 50 personel militer dengan latar belakang medis, rumah sakit UMC Utrecht membuka unit perawatan kedua yang bisa menampung pasien Corona dari berbagai wilayah Belanda.

"Apa yang coba kami lakukan di sini adalah meningkatkan jumlah tempat tidur perawatan yang kami miliki untuk pasien COVID," ucap koordinator bantuan militer Belanda, Martin van Dijk, kepada AFP.

"Dengan itu, militer berupaya mendukung rumah-rumah sakit Belanda untuk memastikan bahwa tidak ada rumah sakit yang menolak pasien, pada dasarnya," imbuhnya.

- Didakwa Perkosa TKI, Politikus Malaysia Akan Beri Pembelaan

Sidang kasus pemerkosaan seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia oleh seorang politikus Malaysia terus berlanjut. Pengadilan Tinggi setempat memerintahkan terdakwa Paul Yong, yang mantan anggota Dewan Eksekutif Perak (Exco), untuk mengajukan pembelaan dalam persidangan.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Selasa (7/12/2021), hakim Abdul Wahab Mohamed memutuskan terdapat prima facie (bukti yang cukup) terhadap Paul Yong yang merupakan anggota dewan untuk wilayah Tronoh di Perak ini, setelah mempertimbangkan semua bukti yang diajukan dalam persidangan.

Paul Yong diperintahkan untuk mengajukan pembelaannya pada sidang selanjutnya yang digelar 15-16 Februari tahun depan.

"Setelah mempertimbangkan semua bukti, terdakwa dengan ini diperintahkan untuk mengajukan pembelaannya," ucap hakim Abdul Wahab.


(ita/ita)