Junta Myanmar Pangkas Hukuman Aung San Suu Kyi Jadi 2 Tahun Bui

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 10:38 WIB
Myanmar State Counselor Aung San Suu Kyi delivers a speech to the nation over Rakhine and Rohingya situation, in Naypyitaw, Myanmar September 19, 2017. REUTERS/Soe Zeya Tun     TPX IMAGES OF THE DAY
Aung San Suu Kyi (dok. REUTERS/Soe Zeya Tun)
Naypyitaw -

Masa hukuman yang dijatuhkan kepada pemimpin sipil Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang dilengserkan dalam kudeta pada Februari lalu, kini dikurangi menjadi setengahnya. Pengurangan masa hukuman untuk Suu Kyi itu diputuskan oleh kepala junta militer Myanmar yang kini berkuasa.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (7/12/2021), Suu Kyi (76) ditahan sejak jenderal militer Myanmar melancarkan kudeta dan melengserkan pemerintahannya pada 1 Februari lalu, yang mengakhiri masa demokrasi singkat di negara tersebut.

Sejak saat itu, Suu Kyi dijerat serangkaian dakwaan pidana, termasuk melanggar undang-undang rahasia negara, mengimpor walkie-talkie secara ilegal dan kecurangan pemilu. Bahkan junta militer Myanmar menambahkan sejumlah dakwaan lainnya beberapa waktu terakhir, termasuk dakwaan korupsi.

Pada Senin (6/12) waktu setempat, juru bicara junta militer Myanmar menuturkan bahwa pengadilan menjatuhkan vonis dua tahun penjara untuk dakwaan penghasutan terhadap militer dan dua tahun penjara lainnya untuk melanggar undang-undang bencana alam terkait pandemi virus Corona (COVID-19).

Secara total, Suu Kyi dijatuhi vonis empat tahun penjara oleh pengadilan khusus yang dibentuk militer Myanmar.

Mantan Presiden Myanmar, Win Myint, juga dijatuhi vonis empat tahun penjara untuk dakwaan yang sama.

Menurut pernyataan resmi yang disiarkan televisi nasional Myanmar, kepala junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, telah 'mengampuni' hukuman keduanya menjadi 'dua tahun penjara'. Atau dengan kata lain, masa hukuman Suu Kyi dan Win Myint dikurangi setengahnya.

Simak Video 'Kecaman Komisaris HAM PBB Atas Vonis Bui Aung San Suu Kyi':

[Gambas:Video 20detik]