Demi Sertifikat, Pria di Italia Pakai Lengan Palsu Saat Divaksin Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 16:31 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi (dok. iStock)

Otoritas daerah Piedmont mengecam upaya pria, yang tidak disebut namanya itu, untuk mencurangi sistem yang berlaku.

"Kasus ini bisa diklasifikasikan sebagai 'konyol', kecuali bahwa kita bicara soal grativasi yang besar, tidak bisa diterima untuk pengorbanan yang diberikan keseluruhan masyarakat untuk pandemi," demikian komunike gabungan dari presiden dan dewan kesehatan otoritas Piedmont.

Departemen kesehatan Biella telah melaporkan insiden itu ke kantor jaksa setempat.

Bulan lalu, pemerintah Italia menandatangani dekrit yang mewajibkan akses khusus bernama 'super green pass' COVID-19 di bar, restoran, bioskop dan tempat hiburan indoor lainnya. Di bawah aturan terbaru, hanya orang-orang dengan bukti atau sertifikat vaksinasi penuh dan telah sembuh dari Corona yang boleh masuk ke tempat-tempat umum semacam itu.

Aturan itu memperketat akses sebelumnya yang disebut 'green pass' untuk tempat-tempat umum indoor dan kereta jarak jauh yang berlaku sejak 1 September. Akses 'green pass' mengharuskan orang-orang menunjukkan bukti tes negatif Corona dalam kurun waktu 48 jam, bukannya bukti vaksinasi penuh atau kesembuhan dari Corona seperti yang kini berlaku.


(nvc/idh)