Seruan Agar Warga AS Vaksinasi Usai Kasus Pertama Omicron Diketahui

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 23:31 WIB
President Joe Biden speaks during the COP26 U.N. Climate Summit, Monday, Nov. 1, 2021, in Glasgow, Scotland. (AP Photo/Evan Vucci, Pool)
Foto: Presiden AS, Joe Biden (AP Photo/Evan Vucci)
Jakarta -

COVID-19 varian Omicron tiba di Negeri Paman Sam. Kasus pertamanya telah diumumkan oleh pihak Gedung Putih.

Dilansir CNN, Kamis (2/12/2021), Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendorong warganya untuk segera mengikuti vaksinasi booster COVID-19. Biden mengatakan pihaknya akan memerangi varian baru Omicron dengan sains dan kecepatan, bukan kekacauan dan kebingungan.

"Biarkan saya ulangi apa yang telah ditegaskan para dokter dan ilmuwan. Perlindungan terbaik terhadap Omicron adalah mendapatkan suntikan booster," tegas Biden.

"Saat ini, sekitar 135 juta warga Amerika memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan booster, tapi hanya sekitar 40 juta yang telah mendapatkannya sejauh ini. Jika Anda berusia 18 tahun ke atas, Anda telah divaksinasi sebelum 1 Juni, dapatkan suntikan booster Anda sekarang," imbuh Biden.

Biden juga meminta warga yang masih belum mengikuti vaksinasi COVID-19 dosis lengkap agar segera divaksin. Dia menjamin vaksin untuk usia anak juga aman dan efektif.

"Jika Anda belum divaksinasi, sekarang waktunya untuk divaksinasi dan bawa anak-anak Anda untuk divaksinasi. Setiap anak berusia 5 tahun ke atas bisa mendapatkan vaksinasi yang aman dan efektif," imbuhnya.

Berbicara di Institut Kesehatan Nasional, Biden menyatakan akan menguraikan langkah-langkah selanjutnya dalam memerangi pandemi Corona pada musim dingin ini. Dia menuturkan tak akan me-lockdown negaranya.

"Tidak dengan penutupan atau lockdown, tapi dengan lebih banyak vaksinasi yang lebih luas, booster, pengujian dan lebih banyak lagi," cetusnya.

Hal senada disampaikan Kepala Penasihat Medis Joe Biden, Dr Anthony Fauci. Sebelumnya Fauci mengumumkan temuan kasus COVID-19 varian Omicron pertama di negaranya pada Rabu (1/12) waktu setempat.

Adalah seorang warga AS yang baru tiba di San Francisco, California dari Afrika Selatan dinyatakan terpapar COVID-19 varian Omicron. Pemerintah AS mengimbau warganya segera vaksinasi Corona.

Fauci, yang juga pakar penyakit menular terkemuka AS ini, menyebut pasien varian Omicron pertama di AS bergejala ringan.

"Individu tersebut adalah seorang pelancong yang kembali dari Afrika Selatan pada 22 November dan dinyatakan positif pada 29 November," terang Fauci.

"Individu ini telah divaksinasi penuh dan mengalami gejala-gejala ringan, yang saat ini telah membaik. Jadi ini adalah kasus terkonfirmasi pertama COVID-19 yang disebabkan oleh varian Omicron yang terdeteksi di Amerika Serikat," imbuhnya dalam konferensi pers di Gedung Putih.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.