Petempur Taliban Baku Tembak dengan Tentara Iran di Perbatasan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 09:22 WIB
Taliban akan kembali berlakukan hukuman potong tangan untuk pencuri. Meski dikritik publik, Taliban pastikan hukuman itu akan diterapkan lagi di Afghanistan.
Ilustrasi (dok. AP Photo)
Teheran -

Baku tembak terjadi antara petempur Taliban dengan para tentara Iran di perbatasan antara Afghanistan dan Iran pada Rabu (1/12) waktu setempat. Media Iran menyebut baku tembak itu dipicu kesalahpahaman.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/12/2021), kantor berita Iran, Tasnim News Agency, melaporkan bahwa baku tembak antara Taliban dan tentara Iran itu terjadi di perbatasan timur Iran.

"Bentrokan pecah pada sore hari antara penjaga perbatasan Iran dan Taliban menyusul kesalahpahaman di perbatasan dekat Provinsi Nimroz (Afghanistan)," sebut Tasnim News Agency dalam laporannya.

Iran diketahui berbagi perbatasan darat sepanjang 900 kilometer dengan Afghanistan, yang kini dikuasai Taliban.

Namun otoritas Iran tidak mengakui pemerintahan Taliban yang berkuasa setelah pemerintahan sipil yang didukung negara-negara Barat kolaps pada Agustus lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, menyebut bahwa 'perselisihan perbatasan antara penduduk' di daerah tersebut telah memicu insiden itu. Dia tidak menyebut lebih lanjut soal keterlibatan Taliban dalam insiden itu.

"Situasinya telah teratasi. Penembakan berhenti setelah kontak dilakukan antara penjaga perbatasan kedua negara," sebutnya.

Dalam laporannya, Tasnim News Agency menyebut bahwa 'para petani Iran melewati tembok pelindung yang didirikan di dalam wilayah Iran, dan Taliban bereaksi dengan menganggap perbatasan mereka telah dilanggar'.

Petempur Taliban kemudian melepas tembakan dan tentara Iran pun membalas tembakan itu.

Pada akhir Oktober lalu, otoritas Iran menyerukan Taliban untuk mengadopsi pendekatan 'bersahabat' terhadap negara-negara tetangganya. Seruan itu disampaikan dalam pertemuan enam negara yang memiliki perbatasan langsung dengan Afghanistan.

(nvc/idh)