International Updates

Varian Omicron Masuk Jepang, Pelecehan Seks Marak di Parlemen Australia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 16:35 WIB
Gelaran Olimpiade Tokyo 2020 terus bergulir meski berada di tengah pandemi, penasaran dengan aturan pencegahan COVID yang dilakukan Jepang? Begini gambarannya.
Jepang mengumumkan kasus pertama varian Omicron (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Otoritas Jepang mengonfirmasi kasus pertama virus Corona (COVID-19) untuk varian Omicron di wilayahnya. Kasus pertama varian Omicron ini terdeteksi dari seorang diplomat asal Namibia yang baru tiba di Jepang.

Seperti dilansir Japan Times dan Reuters, Selasa (30/11/2021), seorang sumber pemerintahan Jepang menuturkan bahwa diplomat Namibia yang berusia 30 tahun itu tiba di Jepang pada Minggu (28/11) waktu setempat.

Disebutkan sumber tersebut bahwa diplomat asing itu dikonfirmasi terinfeksi varian Omicron setelah dinyatakan positif Corona setibanya di Bandara Narita, dekat Tokyo.

Pada Senin (29/11) waktu setempat, otoritas Jepang mengumumkan larangan masuk untuk semua warga negara asing ke wilayahnya. Pengetatan perbatasan dilakukan setelah beberapa pekan lalu negara ini mulai melonggarkan aturan masuk yang ketat semasa pandemi.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (30/11/2021):

- G7: Varian Omicron Sangat Menular, Perlu Tindakan Segera!

Varian baru COVID-19, Omicron sangat mudah menular dan membutuhkan "tindakan segera". Demikian pernyataan bersama para menteri kesehatan G7 pada hari Senin, (29/11) waktu setempat.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (30/11/2021), dalam pernyataannya, G7 memuji keteladanan Afrika Selatan dalam mendeteksi strain baru Corona dan memperingatkan orang lain soal itu.

"Komunitas global dihadapkan pada ancaman varian baru, pada evaluasi pertama, varian COVID-19 yang sangat menular, yang memerlukan tindakan segera," kata para menteri kesehatan G7 dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan darurat.

Menggarisbawahi "relevansi strategis untuk memastikan akses ke vaksin", mereka berjanji untuk memegang komitmen donasi mereka, serta memberikan dukungan untuk penelitian dan pengembangan.

- Barbados Resmi Jadi Republik, Ratu Elizabeth II Dicopot

Barbados secara resmi menetapkan diri sebagai republik pada Senin (29/11) tengah malam waktu setempat. Negara kepulauan Karibia ini juga mencopot Ratu Inggris Elizabeth II sebagai kepala negara, dalam seremoni khidmat yang dihadiri Putra Mahkota Inggris, Pangeran Charles, pada Selasa (30/11).

Seperti dilansir AFP, Selasa (30/11/2021), menyimbolkan serah terima bersejarah, bendera Royal Standard yang mewakili Ratu Elizabeth II diturunkan dalam seremoni pelantikan Gubernur Jenderal Dame Sandra Mason sebagai Presiden pertama Barbados.

"Saya, Sandra Prunella Mason, bersumpah bahwa saya akan setia dan memiliki kesetiaan sejati pada Barbados sesuai hukum, bantu saya Tuhan," ucap Mason saat membaca sumpah jabatannya sebagai Presiden Barbados.

- Pfizer Mulai Kembangkan Vaksin untuk Tangkal Varian Omicron

Produsen obat-obatan Amerika Serikat (AS), Pfizer, mulai mengembangkan versi vaksin virus Corona (COVID-19) yang secara spesifik menargetkan varian baru Omicron, yang memicu kekhawatiran global. Pengembangan dimaksudkan sebagai antisipasi jika vaksin yang kini beredar tidak efektif terhadap varian terbaru itu.