Kasus Corona Melonjak, Portugal Bakal Terapkan Pembatasan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 12:46 WIB
Jerman kembali cetak rekor tertinggi untuk lonjakan kasus COVID-19 dalam sehari di wilayahnya. Lebih dari 50 ribu kasus terdeteksi di Jerman dalam satu hari.
ilustrasi (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Portugal sedang mempertimbangkan untuk kembali memberlakukan pembatasan terkait virus Corona setelah peningkatan kasus infeksi COVID-19 dan pasien rawat inap. Lonjakan ini terjadi meskipun Portugal memiliki salah satu tingkat vaksinasi terbaik di dunia.

Seperti diberitakan AFP, Kamis (18/11/2021), otoritas kesehatan Portugal pada Rabu (17/11) waktu setempat mencatat 2.527 kasus baru dan lebih dari 500 rawat inap -- angka tertinggi sejak awal September.

Saat ini, lebih dari 86 persen populasi Portugal telah divaksinasi penuh, dan pihak berwenang mendesak warga yang berusia di atas 65 tahun untuk mengambil dosis ketiga vaksin COVID-19.

Juru bicara pemerintah, Mariana Vieira da Silva mengatakan kepada media lokal di ibu kota Lisbon, dengan adanya perlindungan vaksin terhadap penyakit parah dan kematian berarti tindakan pembatasan baru tidak akan 'drastis' seperti sebelumnya.

Pemerintah mengatakan akan membuat keputusan setelah bertemu dengan para ahli ilmiah pada hari Jumat (19/11) waktu setempat.

Sebelumnya, Perdana Menteri Portugal Antonio Costa pada hari Selasa (16/11) lalu mengingatkan soal pembatasan yang lebih besar saat musim perayaan mendekat. Namun, dia mengesampingkan penerapan kembali keadaan darurat.

"Kita harus bertindak sekarang. Semakin lama kita bertindak, semakin besar risikonya," katanya.