Rumah Sakit Penuh, Jerman Kirim Pasien COVID-19 ke Italia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 10:41 WIB
In the Covid 19 ward, an area of the Operative Intensive Care Unit at Leipzig University Hospital, doctors and nurses care for patients in Leipzig, Germany, Monday, Nov. 8, 2021. In the intensive care unit, the number of corona patients with severe courses has been growing for days, including more and more younger patients between 30 and 60 years of age. (Waltraud Grubitzsch/dpa via AP)
penanganan pasien COVID-19 di Jerman (Foto: Waltraud Grubitzsch/dpa via AP)
Jakarta -

Lonjakan kasus infeksi virus Corona membuat tempat tidur perawatan intensif (ICU) terisi penuh di sebuah rumah sakit di Freising, Bavaria, Jerman. Ditambah dengan kurangnya staf medis, rumah sakit tersebut membuat keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memindahkan pasien COVID-19 ke Italia utara untuk mendapat perawatan.

Melalui pasang surut selama 18 bulan pandemi, Jerman dalam banyak kesempatan menerima pasien dari negara-negara tetangga karena rumah sakit di tempat lain kehabisan ruang.

Namun kini, gelombang ganas keempat telah menyebabkan jumlah kasus COVID-19 ke rekor tertinggi di Jerman, menempatkan rumah sakit di beberapa bagian negara itu di bawah tekanan besar dan memaksa beberapa orang untuk mencari bantuan di tempat lain di Uni Eropa.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (18/11/2021), sementara jumlah total pasien dalam perawatan intensif masih berada di bawah puncak setahun yang lalu, namun kali ini, rumah sakit juga menderita akibat kekurangan personel yang secara serius menghambat kemampuan mereka untuk mengatasi lonjakan pasien.

"Minggu lalu, Rabu atau Kamis, kami harus memindahkan pasien dengan helikopter ke Merano," kata Thomas Marx, direktur medis di rumah sakit di Freising, sebuah kota dengan 50.000 penduduk yang berjarak sekitar 350 km melalui jalan darat ke Merano, Italia.

"Kami tidak memiliki kapasitas lagi untuk menerima mereka, dan rumah sakit Bavaria di sekitarnya juga penuh," kata Marx.

Rumah sakit tersebut juga harus mengirim pasien lain ke kota lain di Bavaria, Regensburg selama akhir pekan.

Simak video 'WHO Sebut Varian Delta Mendominasi Kasus Covid-19 di Dunia':

[Gambas:Video 20detik]