Pertama Kali, UEA-Bahrain-Israel-AS Gelar Latihan Maritim Gabungan

Mutia Safira - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 11:30 WIB
Tel Aviv City Hall is lit up with the flags of the United Arab Emirates and Israel as the countries announced they would be establishing full diplomatic ties, in Tel Aviv, Israel, Thursday, Aug. 13, 2020. In a nationally broadcast statement, Prime Minister Benjamin Netanyahu said the
ilustrasi (Foto: AP Photo/Oded Balilty)
Jakarta -

Pasukan dari Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Israel dan Komando Pusat Pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat (NAVCENT) memulai latihan operasi keamanan maritim multilateral di Laut Merah.

Demikian diumumkan NAVCENT seperti dilansir dari kantor berita Reuters, Jumat (12/11/2021). Latihan tersebut merupakan latihan Angkatan Laut bersama pertama yang diakui secara publik antara 4 negara tersebut. Latihan tersebut juga merupakan latihan militer pertama yang dilakukan setelah UEA dan Bahrain melakukan normalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu.

Seorang perwira Angkatan Laut Israel mengatakan bahwa dimulainya kerja sama militer semacam itu di bawah naungan AS dapat membantu melawan "proyeksi kekuatan" Iran di wilayah tersebut.

Latihan yang dilangsungkan selama lima hari itu, termasuk pelatihan di kapal militer USS Protland, akan "meningkatkan interoperabilitas antar tim militer negara yang berpartisipasi", demikian pernyataan NAVCENT.

"Kolaborasi maritim membantu menjaga kebebasan navigasi dan kebebasan arus perdagangan, yang mana merupakan hal penting dalam keamanan dan kestabilan kawasan," tutur Wakil Laksamana Brad Cooper, komandan NAVCENT, Armada Kelima AS dan Pasukan Maritim Gabungan.

Laut Merah dikenal sebagai salah satu rute pengiriman minyak utama dunia yang menghubungkan Teluk Aden dengan Terusan Suez.

Keempat negara sebelumnya telah berkoordinasi secara informal, terutama dalam hal musuh regional bersama mereka yaitu Iran.

Salah satu perwira Israel yang tidak ingin disebut namanya, mengatakan bahwa latihan bersama itu "akan meningkatkan kerja sama dan keamanan Laut Merah, tetapi tidak hanya Laut Merah, karena kita berurusan dengan teror Iran di kawasan tersebut secara menyeluruh."

Armada Kelima AS berbasis di Bahrain dan beroperasi di Teluk Arab, Teluk Oman, Laut Merah, dan sebagian Samudra Hindia.

(ita/ita)