Corona di Singapura: Varian Baru AY.4.2 Muncul, Ini 3 Faktanya

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 16:51 WIB
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept
Corona di Singapura: Varian Baru AY.4.2 Muncul, Ini 3 Faktanya -- ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7)
Jakarta -

Corona di Singapura hari ini masih tinggi. Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) melaporkan 3.397 kasus baru COVID-19 pada Selasa (9/11) siang dengan tambahan 12 orang meninggal akibat komplikasi akibat virus corona.

Menurut data MOH, jumlah kasus baru Corona di Singapura tercatat mengalami kenaikan jika dibandingkan Senin (8/11) waktu setempat, dengan 2.470 kasus dalam sehari. Selain itu, pada bulan Oktober lalu muncul varian baru virus Corona yaitu Delta Plus atau AY.4.2

Simak informasi di bawah ini mengenai corona di Singapura yang sudah kami rangkum.

Corona di Singapura: Varian Delta Plus

Varian virus Corona Delta Plus atau AY.4.2 telah terdeteksi di Singapura sejak akhir Oktober lalu. Tepatnya, kasus pertama untuk varian Delta Plus atau AY.4.2 ini mulai terdeteksi di Singapura sejak 26 Oktober lalu.

Kasus tersebut berasal dari satu kasus impor. Hal ini berarti varian Delta Plus atau AY.4.2 ini berasal dari kasus Corona yang penularannya terjadi di luar negeri.

Varian AY.4.2 yang juga dikenal sebagai varian Delta Plus merupakan mutasi dari varian Delta. Varian AY.4.2 diketahui sebagai kombinasi dari varian AY.4 Delta dan mutasi spike protein S:Y145H.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyatakan varian AY.4.2 sebagai 'variant of interest' atau varian yang menarik perhatian. Namun tidak perlu panik karena varian AY.4.2 ini bukan 'varian of concern' atau varian yang menjadi kekhawatiran.

Corona di Singapura: Sebagian Besar Bergejala Ringan

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menyebutkan bahwa dalam 28 hari terakhir tercatat total 91.844 kasus Corona di Singapura. Dari jumlah tersebut, sebanyak 98,7 persen kasus Corona mengalami gejala ringan atau tanpa gejala.

Dari total tersebut, disebutkan hanya 0,8 persen yang membutuhkan bantuan oksigen di bangsal umum, 0,2 persen di unit perawatan intensif (ICU) dan 0,2 persen meninggal dunia. Pasien kasus meninggal semuanya berusia antara 58 sampai 95 tahun.

Tingkat pertumbuhan kasus mingguan sebesar 0,82 pada hari Selasa. Angka ini menunjukkan penurunan, karena pada hari Senin, pertumbuhan kasus mingguan sebesar 0,84. Ini adalah hari ketujuh berturut-turut tingkat pertumbuhan infeksi mingguan tetap di bawah 1.

Kabar lainnya soal Corona di Singapura juga dapat dilihat di halaman selanjutnya.