Pakistan dan Taliban Setuju Gencatan Senjata Sebulan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 10:43 WIB
Pakar menilai dugaan dukungan Islamabad kepada Taliban dapat merusak reputasi Pakistan di komunitas internasional (Asghar Achakzai/AFP/Getty Images)
Ilustrasi (dok. Asghar Achakzai/AFP/Getty Images)

Disebutkan juga bahwa gencatan senjata itu akan mulai diberlakukan pada Selasa (9/11) waktu setempat hingga 9 Desember mendatang. Perpanjangan bisa dilakukan jika disepakati kedua pihak. Komisi khusus telah dibentuk untuk memetakan proses perundingan.

Sementara itu, sejumlah sumber menyatakan bahwa TTP menuntut pembebasan sejumlah tahanan sebagai syarat negosiasi gencatan senjata total.

TTP yang masuk daftar organisasi teroris asing milik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) diketahui telah mendalangi rentetan tindak kekerasan di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan, termasuk hukuman cambuk dan eksekusi mati di depan umum.

TTP juga dikenal sebagai militan yang berupaya membunuh Malala Yousafzai, yang gemar mempromosikan pendidikan untuk anak perempuan, beberapa tahun lalu. TTP disebut telah menewaskan ribuan personel militer dan warga sipil selama bertahun-tahun dalam berbagai serangan bom.

Salah satunya serangan tahun 2014 di sekolah yang dikelola militer di Peshawar yang menewaskan 149 orang, termasuk 132 anak-anak.

Kesepakatan gencatan senjata dengan TTP itu dicapai beberapa hari setelah pemerintah Pakistan juga mencapai kesepakatan dengan kelompok militan lainnya, Tehreek-e-Labaik Pakistan (TLP) usai bentrokan berdarah beberapa pekan terakhir.


(nvc/ita)