Pakistan dan Taliban Setuju Gencatan Senjata Sebulan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 10:43 WIB
Pakar menilai dugaan dukungan Islamabad kepada Taliban dapat merusak reputasi Pakistan di komunitas internasional (Asghar Achakzai/AFP/Getty Images)
Ilustrasi (dok. Asghar Achakzai/AFP/Getty Images)
Islamabad -

Pemerintah Pakistan dan kelompok militan Taliban di negara tersebut menyepakati gencatan senjata selama satu bulan. Kesepakatan ini bisa diperpanjang jika kedua belah pihak menyetujuinya lebih lanjut.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (9/11/2021), kesepakatan gencatan senjata ini dinilai membuka kemungkinan menuju perjanjian damai sepenuhnya untuk membantu mengakhiri pertumpahan darah selama bertahun-tahun.

Taliban Pakistan atau yang juga disebut sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) merupakan gerakan yang terpisah dengan Taliban Afghanistan. TTP telah bertempur selama bertahun-tahun untuk melengserkan pemerintahan di Islamabad dan menguasai negara berpenduduk 220 juta jiwa itu dengan interpretasi syariat Islam mereka sendiri.

Ada banyak upaya yang gagal untuk mencapai kesepakatan damai di masa lalu. Perundingan terakhir digelar setelah keberhasilan Taliban Afghanistan menguasai Kabul pada Agustus lalu dan kedua pihak menggelar pertemuan di perbatasan Afghanistan, dengan bantuan pemimpin Taliban Afghanistan.

"Pemerintah Pakistan dan Tehreek-e-Taliban Pakistan yang dilarang telah menyepakati gencatan senjata total," ucap Menteri Informasi Pakistan, Fawad Chaudhry, dalam pernyataannya.

Ditambahkan Chaudhry bahwa gencatan senjata itu bisa diperpanjang saat perundingan berlanjut. Dalam pernyataannya, Chaudhry menyebut kesepakatan gencatan senjata itu akan berada di bawah Konstitusi Pakistan dan akan menjamin kedaulatan negara serta integritas nasional.

TTP menyatakan pihaknya 'siap untuk dialog yang akan mengarah pada perdamaian abadi di negara tersebut'.