Panas! Uni Emirat Arab Serukan Warganya Tinggalkan Lebanon Segera

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 10:46 WIB
An Emirati flag flies during the reopening of the United Arab Emirates embassy in Damascus, Syria December 27, 2018. REUTERS/Omar Sanadiki
ilustrasi (Foto: REUTERS/Omar Sanadiki)
Jakarta -

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan seluruh warganya yang berada di Lebanon untuk segera meninggalkan negara tersebut. Seruan ini disampaikan setelah pemerintah UEA menarik duta besarnya di Lebanon terkait pernyataan seorang menteri Lebanon tentang perang Yaman.

"Mengingat kejadian saat ini ... Kementerian Luar Negeri meminta semua warganya di Lebanon untuk kembali ke UEA sesegera mungkin," kata Kementerian Luar Negeri UEA dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (1/11/2021).

"Kementerian telah mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memfasilitasi kembalinya warga," imbuh kementerian.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara yang direkam pada bulan Agustus dan ditayangkan minggu ini, Menteri Informasi Lebanon George Kordahi mengatakan kelompok pemberontak Houthi di Yaman hanya "membela diri ... melawan agresi eksternal".

Komentar ini memicu pertikaian diplomatik antara Beirut dan negara-negara Teluk Arab.

Diketahui bahwa koalisi militer pimpinan Saudi yang termasuk UEA, melakukan intervensi untuk membantu pemerintah Yaman pada 2015, setelah pemberontak Houthi merebut ibu kota Sanaa pada 2014.

Arab Saudi pada hari Jumat (29/10) menarik duta besarnya dari Lebanon dan menangguhkan semua impor dari negeri itu. Pemerintah Saudi juga mengusir duta besar Lebanon, memberinya waktu 48 jam untuk meninggalkan Saudi.