Round-Up

Junta Kembali Menggempur Bikin Puluhan Rumah di Kota Hancur

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Okt 2021 06:01 WIB
A protester stands near a burning makeshift barricade during a protest against the military coup, in Yangon on March 30, 2021. (Photo by STR / AFP)
Ilustrasi kondisi Myanmar (AFP/STR)
Jakarta -

Penguasa Myanmar junta militer melancarkan gempuran di kota. Rumah-rumah di wilayah itu hancur akibat gempuran pasukan junta Myanmar.

Serangan pasukan Myanmar menggempur sebuah kota yang bergolak. Serangan tersebut menimbulkan kebakaran yang menghancurkan puluhan rumah, serta kantor badan amal Save the Children.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta militer pada Februari, dengan lebih dari 1.200 orang dilaporkan tewas dalam tindakan keras pasukan Myanmar terhadap para demonstran antikudeta.

Di seluruh Myanmar, "pasukan pertahanan diri" bermunculan untuk menghadapi junta militer, yang kemudian meningkatkan serangan dan pembalasan berdarah.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/10), menurut media lokal, Khit Thit dan The Chindwin, pasukan junta menggempur kota Thantlang di negara bagian Chin barat pada Jumat (29/10) waktu setempat setelah konfrontasi dengan pasukan pertahanan diri setempat.

Seorang warga Thantlang yang melarikan diri dari kota itu setelah bentrokan sebelumnya, mengatakan kepada AFP bahwa gempuran dimulai setelah anggota pasukan lokal menangkap seorang tentara.

"Segera setelah itu terjadi, artileri berat ditembakkan," katanya, seraya menambahkan bahwa dia telah mendengar antara 80 dan 100 rumah telah hancur.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Sultan Brunei: ASEAN Tidak Akan Mengusir Myanmar

[Gambas:Video 20detik]