Round-Up

Ancang-ancang AS Pasang Badan Jika China Serang Taiwan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 05:30 WIB
FILE - In this Sept. 25, 2015, file photo, a military honor guard await the arrival of Chinese President Xi Jinping for a state arrival ceremony at the White House in Washington. China on Tuesday, Dec. 8, 2020, lashed out at the U.S. over new sanctions against Chinese officials and the sale of more military equipment to Taiwan. (AP Photo/Andrew Harnik, File)
Ilustrasi (AP Photo/Andrew Harnik, File)
Jakarta -

Amerika Serikat (AS) akan memasang badan untuk membela Taiwan jika pulau itu diserang oleh China, yang menganggapnya sebagai bagian dari wilayahnya. Hal itu dibenarkan oleh Presiden AS Joe Biden.

"Ya," jawab Biden ketika ditanya tentang membela Taiwan dalam sebuah forum yang diselenggarakan CNN. "Kita memiliki komitmen untuk itu," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (22/10/2021).

Pernyataan Biden ini bertentangan dengan kebijakan lama AS yang dikenal sebagai "ambiguitas strategis," di mana Washington membantu membangun pertahanan Taiwan, tetapi tidak secara eksplisit berjanji untuk membantu pulau itu dari serangan China.

Sebelumnya, Biden telah membuat janji serupa pada bulan Agustus lalu selama wawancara dengan media ABC. Saat itu, Biden bersikeras bahwa Amerika Serikat akan selalu membela sekutu kunci, termasuk Taiwan.

Biden mengatakan Amerika Serikat membuat "komitmen suci" untuk membela sekutu NATO di Kanada dan Eropa dan itu "sama dengan Jepang, sama dengan Korea Selatan, sama dengan Taiwan."

Gedung Putih kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa kebijakan AS tentang Taiwan "tidak berubah."

Di bawah Kebijakan "Satu China", AS mengakui klaim kedaulatan China atas Taiwan. Dalam beberapa pekan terakhir, Beijing telah mengirim puluhan pesawat tempur ke dekat Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan, dan Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa "penyatuan kembali" antara China dan Taiwan tidak dapat dihindari.

Biden mengatakan pada hari Kamis (21/10) waktu setempat, bahwa dia tidak khawatir tentang konflik militer yang disengaja dengan China - tetapi mengindikasikan dia khawatir akan eskalasi yang tidak disengaja.

Simak peringatan China ke Joe Biden di halaman selanjutnya:

Lihat Video: China Sebut Taiwan Telah Salah Menilai Situasi

[Gambas:Video 20detik]