Coba Perkosa PRT Indonesia, Lansia Singapura Dibui 12,5 Tahun

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 17:49 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi (dok. Thinkstock)

Korban yang tidak tahan dengan perlakuan terdakwa memutuskan mengontak teman sesama PRT untuk meminta bantuan. Korban diberi nomor Pusat Pekerja Rumah Tangga Singapura dan diberitahu bahwa dia perlu memiliki bukti untuk bisa melaporkan terdakwa.

Korban awalnya sempat enggan melapor karena khawatir membuat kesal majikannya atau istri terdakwa, yang disebutnya memperlakukannya dengan baik. Korban juga masih berharap terdakwa sadar dan menghentikan aksi bejatnya.

Namun ketika tindak penyerangan seksual kembali terjadi, korban memutuskan merekamnya dengan telepon genggamnya. Korban kemudian melapor sambil membawa video tersebut dan terdakwa kemudian ditangkap.

Dalam kasus ini, jaksa menuntut hukuman maksimum 15 tahun 6 bulan penjara untuk terdakwa, dan menyebut kasus ini 'contoh pelecehan yang sangat mengerikan' di mana terdakwa mengeksploitasi posisinya sebagai kepala keluarga.


(nvc/ita)