International Updates

Bocah Tewas Usai Tertinggal di Mobil, TKI Jadi Korban Kekerasan Staf KJRI

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 16:31 WIB
ilustrasi anak terjebak di mobil
ilustrasi (Foto: Istock)
Jakarta -

Tragis! Seorang anak perempuan berusia delapan tahun di Seremban, Malaysia, meninggal setelah tertinggal di dalam mobil yang terkunci selama berjam-jam. Bocah perempuan tersebut merupakan penyandang autis.

Atas kejadian ini, seorang pengemudi van berusia 34 tahun telah ditangkap terkait kematian bocah malang tersebut.

Seperti diberitakan media Malaysia, The Star, Rabu (13/10/2021), Kepala Kepolisian Seremban ACP Mohd Said Ibrahim mengatakan, penyelidikan awal mengungkapkan bahwa tersangka telah menjemput korban dan seharusnya mengirim anak tersebut ke pusat penitipan anak di Taman Nusari Aman pada hari Selasa (12/10).

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (13/10/2021):

- Kematian Corona Rekor Terus, Putin Perintahkan Vaksinasi Dipercepat!

Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan agar vaksinasi virus Corona (COVID-19) dipercepat setelah negara itu mencetak rekor terbaru untuk kematian Corona tertinggi dalam sehari sejak awal pandemi.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (13/10/2021), berbicara di hadapan anggota parlemen yang baru terpilih, Putin mendorong mereka untuk secara aktif mendukung upaya agar lebih banyak warga yang divaksinasi.

"Vaksinasi menjaga orang-orang dari penularan, dari gejala-gejala serius," ucap Putin kepada para anggota parlemen pada Selasa (12/10) waktu setempat.

"Kita perlu meningkatkan lajunya," cetusnya.

- Aktivis HAM Terkemuka Tewas Ditembak di Afghanistan

Seorang aktivis masyarakat sipil terkemuka tewas ditembak di wilayah Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Aktivis ini diserang sekelompok penyerang tak dikenal.

Seperti dilansir Anadolu News Agency dan The Express Tribune, Rabu (13/10/2021), sejumlah saksi mata menuturkan insiden penembakan itu terjadi pada Selasa (12/10) pagi waktu setempat saat jam-jam sibuk di kota Jalalabad. Aktivis yang tewas ditembak diidentifikasi sebagai Abdul Rahmad Mawin.

Shad Noor, saudara dari Mawin, telah mengonfirmasi insiden tersebut.

Mawin, menurut radio lokal Killid Radio, sedang mengendarai mobilnya ketika para penyerang yang menumpang bajaj tiba-tiba melepas tembakan ke arahnya. Usai menembaki Mawin, para pelaku melarikan diri dari lokasi yang ada di distrik ke-4 kota Jalalabad.

- Taliban Ingatkan AS-Eropa: Banyak Pengungsi Jika Sanksi Diteruskan!

Pemerintah baru Taliban di Afghanistan mengingatkan Amerika Serikat dan Eropa bahwa upaya terus-menerus untuk menekan mereka melalui sanksi akan merusak keamanan, dan dapat memicu gelombang pengungsi.