Presiden Brasil Bosan Terus-terusan Ditanya Soal Kematian Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 15:31 WIB
Brazils President Jair Bolsonaro attends a ceremony on the National Day of People with Disabilities, at the Planalto presidential palace, in Brasilia, Brazil, Monday, Sept. 27, 2021. (AP Photo/Eraldo Peres)
Jair Bolsonaro (dok. AP Photo/Eraldo Peres)
Brasilia -

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, kembali menuai kontroversi akibat komentarnya. Bolsonaro menyatakan dirinya bosan terus ditanya wartawan soal total kematian akibat virus Corona (COVID-19) di Brasil, yang baru saja menembus angka 600.000 orang beberapa hari lalu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (12/10/2021), angka kepuasan publik terhadap Bolsonaro menurun akibat caranya menangani pandemi Corona, inflasi yang naik dan perekonomian yang lemah.

Brasil saat ini mencatat total 601.011 kematian akibat Corona di wilayahnya. Dengan angka itu, Brasil menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan total kematian Corona tertinggi setelah Amerika Serikat (AS) -- lebih dari 714.000 kematian.

Total kasus Corona di Brasil kini melampaui 21,5 juta kasus.

Bolsonaro telah sejak lama berupaya meremehkan dampak virus Corona di Brasil, menggembar-gemborkan pengobatan yang belum terbukti dan menolak penerapan lockdown.

Pada Senin (11/10) waktu setempat, Bolsonaro sedang dikelilingi para pendukungnya di pantai Guaruja, Sao Paulo, ketika seorang wartawan setempat melontarkan pertanyaan soal total kematian Corona di Brasil.

"Di negara mana orang-orang tidak meninggal? Beritahu saya!" jawab Bolsonaro terhadap pertanyaan wartawan itu.

"Lihat, saya datang ke sini tidak untuk merasa bosan," imbuhnya.