Lockdown Corona di Sydney Diakhiri Setelah 106 Hari

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 10:35 WIB
Customers line up to enter a store in the central business district after more than 100 days of lockdown to help contain the COVID-19 outbreak in Sydney, Monday, Oct. 11, 2021. (AP Photo/Rick Rycroft)
Warga Sydney mengantre untuk masuk ke pusat perbelanjaan setelah lockdown Corona diakhiri usai 106 hari (AP Photo/Rick Rycrof)

Larangan berlaku untuk banyak hal, mulai dari bepergian sejauh lebih dari 5 kilometer, mengunjungi keluarga, bermain squash, window shopping di supermarket hingga menghadiri pemakaman.

"Sangat sedikit negara yang mengambil pendekatan yang ketat atau ekstrem untuk mengatasi COVID seperti Australia," ucap akademisi dan mantan komisioner diskriminasi ras Australia, Tim Southphommasane, kepada AFP.

Untuk sebagian besar pandemi, Australia sukses menekan angka penularan melalui penutupan perbatasan, lockdown, serta tes dan pelacakan agresif. Namun varian Delata menggagalkan target nol Corona, dengan kota-kota besar seperti Melbourne dan Sydney kini fokus pada pendekatan 'hidup bersama COVID'.

"Ini merupakan hari besar bagi negara bagian kita," ucap Premier New South Wales yang baru ditunjuk, Dominic Perrottet. "Setelah 100 hari penuh darah, keringat dan tanpa bir, Anda layak mendapatkannya," imbuhnya.

Meskipun lockdown diakhiri, masih akan ada pembatasan yang diberlakukan untuk perkumpulan massal. Perbatasan internasional masih ditutup dan sekolah belum akan kembali melakukan kegiatan belajar-mengajar sepenuhnya selama beberapa pekan ke depan.

Namun setidaknya kehidupan sehari-hari warga Sydney akan tampak normal.


(nvc/tor)