AS Sepakati Penjualan 12 Helikopter Serbu untuk Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 13:57 WIB
bendera Australia
Ilustrasi
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menjual 12 unit helikopter serbu dan sebuah pesawat perang elektronik kepada Australia dengan harga melebihi US$ 1 miliar.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/10/2021), Australia yang baru-baru ini menandatangani aliansi pertahanan strategis dengan AS dan Inggris sebagai cara menangkal China, telah mengajukan untuk membeli 12 unit Seahawk MH-60R dan perlengkapan yang menyertainya senilai US$ 985 juta (Rp 14 triliun).

Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya pada Jumat (8/10) waktu setempat, menyebut pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberitahu Kongres AS soal keputusan untuk melanjutkan penjualan helikopter ke Australia tersebut.

Helikopter Seahawk merupakan helikopter multi-misi yang bisa dibawa dengan kapal untuk operasi terhadap kapal di permukaan atau kapal selam, namun juga bisa dikerahkan untuk penyelamatan, pengisian bahan bakar atau tujuan transportasi.

Disebutkan Departemen Luar Negeri AS bahwa Australia juga mengajukan untuk membeli sebuah pesawat perang elektronik Boeing EA-18G Growler dan otoritas AS juga menyepakati pengajuan itu.

"Australia merupakan salah satu sekutu paling penting kami di Pasifik Barat," sebut Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya.

"Lokasi strategis dari kekuatan politik dan ekonomi ini memberikan kontribusi signifikan dalam memastikan perdamaian dan stabilitas ekonomi di kawasan. Sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu sekutu kami dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap," imbuh pernyataan itu.

Simak video 'AS-Australia Sepakat, Jalin Kemitraan Demi Kepentingan Global':

[Gambas:Video 20detik]