Protes Pernyataan Macron, Aljazair Tarik Duta Besar di Prancis

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 03 Okt 2021 10:19 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron
Protes Pernyataan Macron, Aljazair Tarik Duta Besar di Prancis (Foto: AP Photo/Thibault Camus)
Jakarta -

Aljazair memanggil duta besarnya untuk Prancis dalam rangka konsultasi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes Aljazair atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai tidak dapat diterima.

"Menyusul komentar beberapa sumber yang dikaitkan dengan Macron, Aljazair menyatakan penolakan terhadap campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan internalnya," kata kepresidenan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters dan AFP, Minggu (3/10/2021).

"Menghadapi situasi yang sangat tidak dapat diterima yang ditimbulkan oleh pernyataan tidak bertanggung jawab ini, Presiden Abdelmadjid Tebboune memutuskan untuk segera memanggil duta besar," sambung pernyataan tersebut.

Keputusan itu diambil Aljazair pasca sejumlah laporan media terkait komentar Macron terhadap negaranya. Harian Prancis Le Monde melaporkan bahwa dalam pertemuan dengan dengan keturunan tokoh-tokoh perang kemerdekaan, Macron menyampaikan pernyataan keras tentang negara bekas jajahan Prancis itu.

Macron juga menyebut Aljazair diperintah oleh sistem politik-militer dan menggambarkan Aljazair memiliki 'sejarah resmi' yang telah 'benar-benar ditulis ulang'.

"Sejarah ini tidak didasarkan pada kebenaran tetapi pada wacana kebencian terhadap Prancis," kata Macron, meski menjelaskan tidak mengacu pada masyarakat Aljazair secara keseluruhan tetapi pada elit penguasa.

Macron juga berbicara tentang politik Aljazair saat ini. "Presiden Abdelmajid Tebboune terjebak dalam sistem yang sangat sulit," kata presiden Prancis itu.

Diketahui penarikan duta besar untuk Prancis ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, penarikan duta besar terjadi pada Mei 2020 setelah media Prancis menyiarkan film dokumenter tentang Hirak.

Langkah penarikan dubes itu terjadi di tengah ketegangan lantaran Prancis juga memutuskan untuk mengurangi jumlah visa yang diberikannya kepada warga Aljazair, Maroko, dan Tunisia.

Simak video '2 Momen Presiden Prancis Diserang Warga':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/knv)