Diselidiki Atas Dugaan Korupsi, Pemimpin New South Wales Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 13:54 WIB
New South Wales Premier Gladys Berejiklian announces her resignation in Sydney, Friday, Oct. 1, 2021. The leader of Australias most populous state quit as premier after an anti-corruption watchdog revealed it was investigating her over a secret relationship with a former lawmaker. (Bianca De Marchi/AAP Image via AP)
Gladys Berejiklian saat mengumumkan pengunduran dirinya (Bianca De Marchi/AAP Image via AP)
Sydney -

Pemimpin New South Wales, negara bagian paling padat di Australia, Gladys Berejiklian, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri ini diajukan setelah dia diselidiki atas dugaan korupsi.

Seperti dilansir AFP, Jumat (1/10/2021), pengunduran diri Berejiklian membuat warga Sydney, yang ada di New South Wales, menghadapi lockdown virus Corona (COVID-19) yang sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa seorang pemimpin politik.

Dalam pernyataannya kepada media di Sydney, Berejiklian menyatakan dirinya akan meninggalkan parlemen setelah badan antikorupsi setempat mengumumkan penyelidikan terhadap dirinya.

"Pengunduran diri saya sebagai premier tidak bisa terjadi pada masa yang lebih buruk, tapi waktunya benar-benar di luar kendali saya," ucap Berejiklian yang selama ini menjabat Premier New South Wales ini.

"Saya tidak ingin menjadi gangguan dari apa yang seharusnya menjadi fokus pemerintah negara bagian selama pandemi ini, yang adalah kesejahteraan warga kita. Itu selalu dan akan selalu menjadi fokus," imbuhnya.

Berejeklian menjadi salah satu wajah yang paling menonjol dalam respons pandemi Corona di Australia, menghadapi kamera setiap hari saat pemerintah federal sebagian besar dikesampingkan.

Badan pengawas korupsi di negara bagian tersebut sedang menyelidiki berbagai tuduhan, termasuk apakah dia menguntungkan mantan kekasihnya, yang saat itu masih menjadi anggota parlemen, dalam mengabulkan hibah di wilayah konstituennya.

Lihat juga video 'Jaksa AS di Sidang Vonis R Kelly: Keadilan Akhirnya Ditegakkan!':

[Gambas:Video 20detik]