Penembak Presiden AS Ronald Reagan Bakal Bebas Tanpa Syarat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 07:23 WIB
Foto John Hinckley yang tidak bertanggal di depan Gedung Putih. (Ditampilkan AFP)
Foto John Hinckley yang tidak bertanggal di depan Gedung Putih. (Ditampilkan AFP)
Washington -

Presiden ke-40 Amerika Serikat (AS), Ronald Reagan, pernah ditembak orang pada 1981 silam. Penembaknya adalah John Hinckley Jr. Si penembak bakal bebas dari syarat-syarat yang semula membatasinya.

Dilansir AFP, Selasa (28/9/2021), Hinckley si penembak Reagan kini sudah berusia 66 tahun. 40 tahun silam, 30 Maret 1981, dia melakukan tindakan gila menembak Reagan dan tiga pria lain di luar hotel Washington.

Kala itu, aksinya terinspirasi oleh film legendaris dengan ujung berdarah-darah garapan Martin Scorsese, 'Taxi Driver', dibintangi Robert De Niro dan Jodie Foster yang saat itu masih belia. John Hinckley ingin membuat Jodie Foster terkesan.

Pada 2016, Hinckley dilepas di bawah syarat ketat rumah skit psikiatri Washington. Dia ditahan di lokasi itu sejak percobaan pembunuhan Reagan.

Syarat itu termasuk tetap berada dalam rentang 80 km dari rumah ibunya di Williamsburg, Virginia, dan tidak bepergian ke wilayah Ronald Reagan, wakil presiden, atau anggota Kongres.

Berdasarkan dokumen pengadilan, hakim federal pada Senin (27/9) waktu setempat menerima persetujuan antara pengadilan dan pengacara Hinckley bahwa syarat-syarat itu akan dicabut pada Juni 2022. Artinya, Hinckley bakal bebas tanpa syarat.

Yayasan Institute dan Kepresidenan Ronald Reagan menyampaikan pernyataan menentang keputusan itu. Pembebasan Hinckley dari syarat-syarat itu disebut memprihatinkan.

"Berlawanan dengan keputusan hakim, kami percaya John Hinckley masih menjadi ancaman bagi yang lain dan kami dengan keras menentang pembebasannya. Kami berharap pengadilan akan memproses upaya hukum untuk membatalkan keputusan itu," demikian pernyataan Yayasan Reagan.

Reagan sendiri tidak terbunuh gara-gara penembakan oleh Hinckley di luar Hotel Hilton Washington, 40 tahun lalu. Reagan terluka, begitu juga sekretaris pers James Brady, seorang polisi, dan seorang agen rahasia.

Simak juga 'Jaksa AS di Sidang Vonis R Kelly: Keadilan Akhirnya Ditegakkan!':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/isa)