Rusia-China-AS-Pakistan Berupaya Pastikan Taliban Tepati Janji

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 16:42 WIB
Russian Foreign Minister Sergey Lavrov addresses the 72nd United Nations General Assembly at the U.N. headquarters in New York, U.S., September 21, 2017. REUTERS/Eduardo Munoz
Menlu Rusia, Sergey Lavrov (REUTERS/Eduardo Munoz)
Moskow -

Rusia, China, Pakistan dan Amerika Serikat (AS) tengah bekerja bersama untuk memastikan Taliban yang kini menguasai Afghanistan menepati janji-janji mereka, khususnya untuk membentuk pemerintahan yang mewakili berbagai elemen dan mencegah kekerasan menyebar.

Seperti dilansir Al Jazeera, Senin (27/9/2021), penegasan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dalam pernyataannya.

Lavrov menyatakan bahwa keempat negara itu terus melakukan komunikasi.

Bahkan perwakilan dari Rusia, China dan Pakistan baru-baru ini berkunjung ke Qatar dan ke Kabul di Afghanistan untuk bertemu dengan Taliban dan perwakilan 'otoritas sekuler' -- termasuk mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai dan Abdullah Abdullah yang memimpin dewan perundingan pemerintah Afghanistan dengan Taliban.

Lavrov menyatakan bahwa pemerintahan sementara oleh Taliban 'tidak mencerminkan keseluruhan masyarakat Afghanistan -- kekuatan etnorelogius dan politik -- jadi kami terlibat dalam dalam komunikasi'.

"Itu sedang berlangsung," sebutnya.

Taliban diketahui menjanjikan pemerintahan inklusif, yang lebih moderat dari kepemimpinan mereka sebelumnya tahun 1991-2001 silam, termasuk menghormati hak-hak wanita, memberikan stabilitas setelah 20 tahun perang, memerangi 'terorisme dan ekstremisme', dan menghentikan kelompok bersenjata untuk menggunakan wilayah Afghanistan untuk meluncurkan serangan.

Simak juga 'Menlu Qatar Yakin Taliban Dapat Berubah':

[Gambas:Video 20detik]