Menhan Taliban Tegur Komandan dan Petempur yang Kasar

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 09:39 WIB
Taliban akan kembali berlakukan hukuman potong tangan untuk pencuri. Meski dikritik publik, Taliban pastikan hukuman itu akan diterapkan lagi di Afghanistan.
Ilustrasi -- Petempur Taliban (dok. AP Photo)
Kabul -

Menteri Pertahanan (Menhan) Taliban, Mullah Mohammad Yaqoob, mengeluarkan teguran terhadap perilaku sejumlah komandan dan petempur Taliban usai kelompok itu sukses mengambil alih Afghanistan bulan lalu. Yaqoob menegaskan bahwa perlakuan kasar tidak akan ditolerir.

Seperti dilansir Reuters, Senin (27/9/2021), dalam pesan audionya, Yaqoob menyatakan bahwa sejumlah 'penjahat dan bekas tentara' yang diizinkan untuk bergabung dengan unit-unit Taliban diketahui melakukan serangkaian pelanggaran yang terkadang disertai kekerasan.

"Kami mengarahkan Anda untuk menjauhkan mereka dari barisan Anda, atau tindakan tegas akan dilakukan terhadap Anda," tegas Yaqoob terhadap para komandan dan petempur Taliban.

"Kita tidak ingin orang-orang seperti itu ada dalam barisan kita," imbuhnya.

Pesan dari salah satu menteri paling senior Taliban ini menggarisbawahi permasalahan yang terkadang dimiliki penguasa baru Afghanistan ini, terutama dalam mengendalikan pasukan tempur saat mereka beralih dari pemberontakan ke pemerintahan damai.

Sejumlah warga Kabul mengeluhkan perlakuan kasar para petempur Taliban yang mereka temui di jalan, yang terkadang berasal dari wilayah lainnya dan tidak terbiasa berada di kota-kota besar.

Mereka juga melaporkan sejumlah aksi pembalasan terhadap anggota bekas pemerintahan Afghanistan dan personel militer atau aktivis masyarakat sipil, meskipun Taliban sebelumnya menjanjikan amnesti untuk semuanya.

Simak juga video 'Taliban Gantung Mayat Pakai Crane, Dipamerkan di Alun-alun':

[Gambas:Video 20detik]