International Updates

Gempa Picu Kepanikan di Melbourne, Taliban Ingin Bicara di Sidang Umum PBB

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 18:32 WIB
Gempa mengguncang kawasan Melbourne, Australia, pagi ini. Tak sedikit bangunan di area perbelanjaan kawasan tersebut rusak hingga tak beroperasi.
gempa langka mengguncang Melbourne (Foto: AP Photo/James Ross)
Jakarta -

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6 mengguncang wilayah dekat Melbourne, Australia. Gempa besar yang tergolong langka ini mengguncang gedung-gedung setempat hingga menyebabkan kerusakan dan memicu kepanikan warga di Melbourne.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (22/9/2021), pusat gempa bumi ini dilaporkan berada di dekat kota pinggiran Mansfield, Victoria, yang berjarak 200 kilometer sebelah timur laut Melbourne. Gempa bumi ini disebut berpusat di kedalaman 10 kilometer dari permukaan bumi.

Gempa dangkal ini dilaporkan terjadi sesaat setelah pukul 09.00 waktu setempat dan getarannya dirasakan hingga ke lokasi berjarak ratusan kilometer.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (22/9/2021):

- Taliban Tegaskan Tak Ada Al-Qaeda dan ISIS di Afghanistan

Kelompok Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan menegaskan tidak ada bukti keberadaan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ataupun Al-Qaeda di negara tersebut. Penegasan ini disampaikan beberapa hari setelah kelompok ISIS cabang Afghanistan yang dikenal sebagai ISIS-Khorasan (ISIS-K) mengklaim mendalangi rentetan serangan bom di kota Jalalabad.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/9/2021), sejak menggulingkan pemerintahan Afghanistan yang didukung Barat dan mengambil alih kekuasaan bulan lalu, Taliban menghadapi tekanan dari komunitas internasional untuk melepaskan hubungan dengan Al-Qaeda.

Pada saat yang sama, Taliban harus berurusan dengan serentetan serangan di Afghanistan yang diklaim oleh ISIS. Taliban dan ISIS diketahui terlibat konflik selama bertahun-tahun karena perselisihan ekonomi dan ideologi.

- Pos Pemeriksaan Diserang, 2 Anggota Taliban dan 1 Warga Tewas

Tiga orang tewas dalam serangan bersenjata di sebuah pos pemeriksaan di wilayah Jalalabad, Afghanistan bagian timur. Dua korban tewas di antaranya disebut sebagai petempur Taliban.

Seperti dilansir AFP, Rabu (22/9/2021), aksi penembakan yang dilakukan sekelompok pria bersenjata di Jalalabad itu menjadi serangan terbaru yang menargetkan Taliban di Provinsi Nangarhar. Selama bertahun-tahun, Nangarhar menjadi basis operasional utama afiliasi kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Afghanistan.

Belum ada pihak maupun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bersenjata pada Rabu (22/9) ini.

Namun, sumber keamanan setempat dan sejumlah saksi mata mengatakan bahwa sekelompok pria bersenjata tak dikenal yang menumpang sebuah bajaj menyerang sebuah pos pemeriksaan di distrik Ghawchak, Jalalabad, pada Rabu (22/9) waktu setempat.

- Joe Biden Bicara Kemerdekaan Palestina di Sidang Umum PBB

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, berbicara soal kemerdekaan Palestina dalam forum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Biden menegaskan bahwa negara Palestina yang berdaulat dan demokratis menjadi 'cara terbaik' untuk memastikan masa depan Israel.

Seperti dilansir Arab News dan AFP, Rabu (22/9/2021), hal tersebut disampaikan Biden pada hari pembukaan Sidang Majelis Umum PBB di New York, AS, pada Selasa (21/9) waktu setempat.