Bersitegang Soal Kapal Selam, Melbourne Beli Kereta dari Prancis

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 18:18 WIB
bendera Australia
Ilustrasi
Melbourne -

Perusahaan Prancis, Alstom, menandatangani kontrak untuk menyediakan rangkaian kereta komuter bagi kota Melbourne di Australia. Kesepakatan ini dicapai saat kedua negara tengah terlibat perselisihan diplomatik terkait pembatalan pembelian kapal selam Prancis oleh Australia.

Seperti dilansir AFP, Senin (20/9/2021), pihak Alstom dalam pernyataannya menyebut akan memasok 25 rangkaian kereta X'trapolis, masing-masing enam gerbong, ke Melbourne, yang merupakan kota terpadat kedua di Australia. Kesepakatan pembelian kereta ini disebut mencapai 300 juta Euro.

Rangkaian kereta komuter itu akan dibangun di negara bagian Victoria dengan setidaknya 60 persen konten lokal.

Disebutkan juga bahwa Asltom juga memiliki pabrik di Ballarat, dekat Melbourne, negara bagian Victoria.

"Alstom dengan senang hati melanjutkan kemitraan jangka panjang dengan pemerintah Victoria dan jaringan pasokan lokal yang akan memastikan kami terus membangun kereta untuk Victoria, di Victoria," sebut Direktur Operasional Alstom untuk wilayah Australia dan Selandia Baru, Mark Coxon.

Pengumuman ini disampaikan saat Australia dan Prancis tengah terlibat perselisihan diplomatik, setelah otoritas Australia membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam Prancis demi mendapatkan pasokan kapal selam bertenaga nuklir buatan Amerika Serikat (AS).

Kontak pembelian kapal selam konvensional dengan Prancis yang dibatalkan Australia itu mencapai senilai AUS$ 50 miliar saat ditandatangani tahun 2016 lalu.