Prancis Marah Soal Kapal Selam, Australia Ungkit Pengorbanan di Perang Dunia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 13:44 WIB
Newly-elected Nationals Leader Barnaby Joyce speaks to the media during a press conference at Parliament House in Canberra, Australia, Monday, June 21, 2021. Australian Prime Minister Scott Morrison will soon announce changes to his Cabinet after a scandal-tarnished colleague was elevated to deputy prime minister. (Lukas Coch/AAP Image via AP)
Barnaby Joyce (Lukas Coch/AAP Image via AP)

Saat mengumumkan penarikan kedua Dubes Prancis itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan bahwa pengabaian proyek kapal selam yang telah dikerjakan Australia dan Prancis sejak 2016 merupakan "perilaku yang tidak dapat diterima di antara sekutu dan mitra."

"Konsekuensinya mempengaruhi konsep yang kami miliki tentang aliansi kami, kemitraan kami, dan pentingnya Indo-Pasifik bagi Eropa," tegasnya.

Sementara itu, pemerintah Australia telah menekankan pentingnya hubungan dengan Prancis, tapi membela keputusannya demi kepentingan nasional Australia, yang diambil saat negara itu berupaya menangkal pengaruh China yang semakin meningkat di kawasan Asia-Pasifik.


(nvc/ita)