Menlu Belanda Mundur Usai Dikritik soal Penanganan Evakuasi Afghanistan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 02:11 WIB
Outgoing Minister Sigrid Kaag of Foreign Affairs (D66) speaks to the press as she resigns at the House of Representatives in the Hague, on September 16, 2021. - She did so after the House of Representatives submitted a motion of censure because of the chaotic evacuation from Afghanistan. (Photo by Sem van der Wal / ANP / AFP) / Netherlands OUT
Sigrid Kaag (Foto: AFP/SEM VAN DER WAL)
Den Haag -

Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag mengundurkan diri dari jabatannya. Kaag mengundurkan diri usai parlemen secara resmi mengutuk penanganannya terhadap krisis evakuasi Afghanistan.

Dilansir AFP, Jumat (17/9/2021 anggota parlemen menyetujui mosi yang mengkritik pemerintah karena gagal mengevakuasi sejumlah warga dari Afghanistan. Kaag mengatakan dirinya bertanggung jawab.

"DPR menganggap pemerintah telah bertindak tidak bertanggung jawab. Dan meskipun saya mendukung komitmen kami, saya hanya dapat menerima konsekuensi dari keputusan ini sebagai menteri dengan tanggung jawab tertinggi," kata Kaag dalam sebuah pernyataan kepada parlemen Belanda.

Kaag mengatakan dirinya harus mundur jika ada kebijakannya yang tidak disetujui. Oleh karena itu dia menyerahkan jabatannya kepada raja.

"Dalam pandangan saya tentang demokrasi dan budaya pemerintahan kita, seorang menteri harus pergi jika kebijakan itu tidak disetujui. Oleh karena itu, saya akan menyerahkan pengunduran diri saya sebagai menteri luar negeri kepada Yang Mulia raja," tambahnya.

Kaag mengatakan dia akan tetap sebagai pemimpin partai kiri-tengah D66. Partai itu sedang dalam pembicaraan koalisi dengan Perdana Menteri Mark Rutte setelah memenangkan kursi terbanyak kedua dalam pemilihan pada bulan Maret.

Pengunduran diri Kaag dari Menlu Belanda ini terjadi sehari setelah Dominic Raab diturunkan dari posisinya sebagai menteri luar negeri Inggris karena cara dia menangani situasi di Afghanistan.

(lir/lir)