International Updates

14 Orang Tewas Tersambar Petir, Bu Kepsek Dituduh Lecehkan Anak-anak

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 15:44 WIB
Violent lightning bolts strike the water off the Dutch coast.
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Meindert van der Haven)
Jakarta -

Tragis! Sedikitnya 14 orang tewas dan tiga orang lainnya luka-luka ketika petir menyambar dua rumah di barat laut Pakistan.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (13/9/2021), insiden itu terjadi pada Minggu (12/9) waktu setempat di Torghar, daerah pegunungan di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, di mana hujan lebat dan tanah longsor telah menyebabkan kekacauan sejak Rabu (8/9) lalu.

"Sedikitnya 14 orang dari keluarga besar yang sama tewas setelah petir menyambar dua rumah yang berdekatan," kata Kamran Bangash, juru bicara provinsi itu kepada AFP.

Dikatakannya, para korban tewas termasuk lima anak-anak dan empat wanita.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (13/9/2021):

- AS Sorot Uji Coba Rudal Korut: Ancaman Bagi Negara Tetangga!

Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal pada akhir pekan. Militer Amerika Serikat menyebut uji coba rudal Korut itu menimbulkan ancaman bagi negara tetangga dan sekitarnya.

"Kegiatan ini menyoroti fokus berkelanjutan DPRK pada pengembangan program militernya dan ancaman yang ditimbulkan terhadap tetangganya dan komunitas internasional," kata Komando Indo-Pasifik AS dalam sebuah pernyataan, menggunakan nama resmi Korea Utara.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (13/9/2021), media pemerintah Korea Utara melaporkan pada Senin (13/9) pagi waktu setempat, bahwa negara itu telah melakukan uji coba "rudal jelajah jarak jauh" baru pada hari Sabtu (11/9) dan Minggu (12/9), di tengah kebuntuan panjang dengan Amerika Serikat mengenai program nuklirnya.

Menurut kantor berita resmi Korut, KCNA, rudal-rudal tersebut menempuh terbang sejauh 1.500 kilometer (sekitar 930 mil) di atas wilayah Korea Utara dan perairan teritorialnya untuk mencapai targetnya.

- Ratusan Warga Brasil Demo Tuntut Pemakzulan Presiden Bolsonaro

Ratusan warga Brasil menggelar aksi demo untuk memprotes Presiden Jair Bolsonaro dan menuntut pemakzulannya. Aksi demonstrasi pada hari Minggu (13/9) waktu setempat itu diserukan oleh kelompok-kelompok konservatif.

Aksi demo ini terjadi beberapa hari setelah mobilisasi besar-besaran untuk mendukung pemimpin sayap kanan itu.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (13/9/2021), protes jalanan di sejumlah kota termasuk Rio de Janeiro, Sao Paulo dan Belo Horizonte tersebut, diselenggarakan oleh organisasi sosial yang condong ke konservatif seperti Movimento Brasil Livre (Gerakan Bebas Brasil, atau MBL), yang mendesak pemakzulan presiden sayap kiri Dilma Rousseff pada tahun 2016.

- Malaysia Catat 19.913 Kasus Corona Sehari, 83 Persen Gejala Ringan

Otoritas Malaysia melaporkan 19.913 kasus baru COVID-19 pada Minggu (12/9). Dengan kasus-kasus baru ini, maka jumlah kasus aktif infeksi virus Corona di negeri jiran itu kini mencapai 237.277 kasus.

Seperti diberitakan The Star, Senin (13/9/2021), dari jumlah kasus aktif tersebut, sebanyak 197.233 kasus atau 83,1% merupakan pasien dengan infeksi ringan dan menjalani karantina di rumah. Sebanyak 25.627 kasus (10,8%) lainnya adalah mereka yang diisolasi di pusat karantina berisiko rendah (PKRC).

Sebanyak 13.079 orang (5,5%) dirawat di rumah sakit, sementara 1.338 orang lainnya berada di unit perawatan intensif (ICU).