Lagi, Lebih dari 100 Orang Dievakuasi dari Afghanistan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 13:53 WIB
Taliban izinkan 200 warga sipil AS dan negara lainnya tinggalkan Afghanistan. Ratusan warga sipil itu diterbangkan dari bandara Kabul Kamis (9/9) waktu setempat
Ilustrasi (dok. AP Photo/Bernat Armangue)

Gedung Putih dalam pernyataannya menyebut Taliban bertindak 'seperti bisnis dan profesional' dalam mengizinkan penerbangan charter mengudara dari Kabul pada Kamis (9/9) waktu setempat. Namun Utusan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Afghanistan, Deborah Lyons, memperingatkan bahwa Taliban mungkin menargetkan pihak yang dianggap musuh.

"Kita juga khawatir bahwa meskipun banyak pernyataan mengabulkan amnesti... ada tuduhan kredibel soal pembunuhan balasan," sebutnya.

Lyons menyatakan bahwa pejabat keamanan Afghanistan dan orang-orang yang bekerja untuk pemerintahan sebelumnya kini berada dalam risiko.


(nvc/idh)