Muncul Asap dalam Modul Rusia di Stasiun Luar Angkasa, Ada Apa?

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 16:07 WIB
International Space Station (ISS) expedition 46/47 crew member, Russian cosmonaut Sergei Volkov performs a spacewalk outside the ISS in this Roscosmos image released on February 7, 2016. REUTERS/Roscosmos/Handout via Reuters ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. REUTERS IS UNABLE TO INDEPENDENTLY VERIFY THE AUTHENTICITY, CONTENT, LOCATION OR DATE OF THIS IMAGE. FOR EDITORIAL USE ONLY. NOT FOR SALE FOR MARKETING OR ADVERTISING CAMPAIGNS. FOR EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE. THIS PICTURE IS DISTRIBUTED EXACTLY AS RECEIVED BY REUTERS, AS A SERVICE TO CLIENTS.
Ilustrasi (dok. REUTERS/Roscosmos/Handout via Reuters)
Moskow -

Keberadaan asap terdeteksi dalam modul Rusia yang ada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Sejumlah astronaut dan kosmonaut melaporkan adanya bau seperti plastik terbakar di dalam modul tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (9/9/2021), badan antariksa Rusia, Roscosmos, yang dikutip kantor berita RIA melaporkan bahwa alarm detektor asap terpantau aktif di dalam modul Rusia yang bernama Zvezda yang ada di ISS. Insiden ini terjadi saat baterai sedang diisi ulang semalaman.

Modul Zvezda diketahui menjadi lokasi tempat tinggal bagi awak ISS.

Dalam laporannya, kantor berita RIA yang mengutip tayangan komunikasi audio badan antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA, menyebut seorang kosmonaut Rusia, Oleg Novitsky, melihat dan mencium asap di dalam ISS.

Astronaut Prancis, Thomas Pesquet, juga melaporkan bau plastik atau elektronik terbakar menyebar dari segmen Rusia hingga bagian AS.

Namun dalam pernyataannya, Roscosmos, juga menyatakan bahwa seluruh sistem kemudian bekerja dengan baik. Bahkan rencana untuk aktivitas space walk pada Kamis (9/9) masih akan dilakukan.

ISS selama ini diketahui mengalami sejumlah insiden beberapa waktu terakhir.

Yang terbaru terjadi ada Juli lalu saat software glitch dan kemungkinan kesalahan manusia membuat ISS sempat terlempar dan lepas kendali beberapa saat ketika jet pendorong pada modul Rusia tiba-tiba aktif setelah tiba di orbit luar angkasa. Saat itu, ISS dilaporkan bergeser dari posisi normalnya di ketinggian 400 kilometer dari permukaan Bumi.

Lihat juga video 'Yuk Virtual Tur ke Stasiun Luar Angkasa China 'Tiangong'!':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)