Taliban Jamin Keselamatan Pekerja Kemanusiaan di Afghanistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 10:59 WIB
Taliban fighters patrol as two Traffic policemen stand, left, in Kabul, Afghanistan, Thursday, Aug. 19, 2021. The Taliban celebrated Afghanistans Independence Day on Thursday by declaring they beat the United States, but challenges to their rule ranging from running a country severely short on cash and bureaucrats to potentially facing an armed opposition began to emerge. (AP Photo/Rahmat Gul)
kelompok Taliban (Foto: AP/Rahmat Gul)
Jakarta -

Taliban berjanji untuk menjamin keselamatan pekerja kemanusiaan dan akses bantuan di Afghanistan. Hal itu disampaikan Taliban dalam pertemuan dengan kepala kemanusiaan PBB, Martin Griffith di Kabul pada Minggu (5/9) waktu setempat.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (6/9/2021), Griffiths berada di ibu kota Afghanistan pada hari Minggu untuk beberapa hari pertemuan dengan para pemimpin Taliban, di tengah bencana kemanusiaan yang mengancam negara, yang baru dikuasai kembali oleh kelompok itu.

"Pihak berwenang berjanji bahwa keselamatan dan keamanan staf kemanusiaan, dan akses kemanusiaan ke orang-orang yang membutuhkan, akan dijamin dan pekerja kemanusiaan - baik pria maupun wanita - akan dijamin kebebasan bergerak," demikian pernyataan dari juru bicara PBB, Stephane Dujarric.

Griffiths menegaskan kembali dalam pertemuan itu bahwa komunitas kemanusiaan berkomitmen untuk memberikan "bantuan kemanusiaan yang tidak memihak dan independen," imbuh pernyataan itu.

Griffiths juga meminta semua pihak untuk memastikan hak dan keselamatan perempuan, baik yang berkontribusi dalam pemberian bantuan maupun warga sipil.

Diketahui bahwa kebebasan perempuan di Afghanistan sangat dibatasi di bawah pemerintahan Taliban tahun 1996-2001 silam.

Delegasi Taliban, yang dipimpin oleh salah satu pendiri kelompok itu, Mullah Abdul Ghani Baradar, berterima kasih kepada pejabat-pejabat PBB atas "janji kelanjutan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan" dan meyakinkan mereka soal "kerja sama dan penyediaan fasilitas yang dibutuhkan." Demikian menurut sebuah pernyataan yang diposting di Twitter oleh juru bicara Taliban, Suhail Shaheen.

Simak video 'Alasan Taliban Pakai Opsi Militer Tundukan Lembah Panjshir':

[Gambas:Video 20detik]