Baru Tiba di Polandia, Bocah Afghanistan Tewas Makan Jamur Beracun

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 17:22 WIB
In this image provided by the U.S. Marine Corps, a soldier with Joint Task Force-Crisis Response (JTF-CR) plays a game on a phone with the children onboard a Boeing C-17 Globemaster III during an evacuation at Hamid Karzai International Airport in Kabul, Afghanistan, Monday, Aug. 30, 2021. (Staff Sgt. Victor Mancilla/U.S. Marine Corps via AP)
Ilustrasi proses evakuasi di bandara Kabul, Afghanistan (dok. AP/Staff Sgt. Victor Mancilla)

Para pejabat setempat membantah laporan media yang menyebut para pengungsi memetik jamur dan memakannya karena tidak mendapatkan cukup makanan dari pusat pengungsi itu.

Ditegaskan juru bicara Kantor Urusan Asing, Jakub Dudziak, yang mengurusi pengungsi Afghanistan di Polandia bahwa para pengungsi diberi makan 'tiga kali sehari'. Dia menyatakan bahwa para pegawai pusat pengungsi telah memperingatkan para pengungsi Afghanistan untuk tidak makan jamur liar.

Pemerintah Polandia menyatakan ada lebih dari 250 spesies jamur beracun di wilayahnya, dengan beberapa di antaranya bisa mematikan.

Kedua bocah Afghanistan itu dievakuasi dari Kabul bersama keluarganya oleh militer Polandia. Disebutkan bahwa Polandia mengevakuasi lebih dari 1.000 warga Afghanistan yang pernah bekerja dengan pasukan NATO. Sebagian besar pengungsi akan tinggal di Polandia, namun yang lainnya yang dievakuasi tentara Polandia untuk negara ketiga atau organisasi internasional akan dipindahkan ke negara lainnya.


(nvc/ita)