Dua Tersangka Anggota Abu Sayyaf Ditembak Mati di Malaysia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 13:58 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
ilustrasi (Foto: AFP)
Jakarta -

Dua tersangka anggota kelompok militan Abu Sayyaf ditembak mati setelah mereka menyelinap ke distrik Sandakan di Sabah, Malaysia. Mereka diyakini sedang bersiap untuk menculik pemilik perkebunan di daerah tersebut.

Seperti diberitakan media Malaysia, The Star, Jumat (20/8/2021), keduanya saat ini belum diidentifikasi setelah baku tembak pukul 05:00 dengan polisi pada hari Jumat (20/8) di Perkebunan Kelapa Sawit Bornhill di Pulau Timbang.

Komisaris Polisi Sabah, Datuk Hazani Ghazali mengatakan, bahwa sebelum insiden itu, pasukan keamanan menangkap tujuh anggota Abu Sayyaf selama operasi khusus antara pukul 02.00 dan 04.00 pada Rabu (18/8) lalu untuk melacak para militan yang tersisa di daerah tersebut.

"Dalam operasi sebelumnya, pasukan keamanan menangkap 25 tersangka migran tidak berdokumen, terdiri dari 11 orang Filipina dan 14 orang Indonesia," kata Hazani.

Hazani mengatakan penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tujuh dari 11 warga Filipina tersebut adalah anggota Abu Sayyaf. Sedangkan delapan warga Indonesia kemudian dibebaskan setelah majikan mereka menyerahkan izin kerja mereka kepada pihak berwenang.

Hasil penyelidikan juga menemukan bahwa ada anggota-anggota Abu Sayyaf lainnya yang berhasil melarikan diri dari operasi penangkapan putaran pertama, mendorong pengejaran mereka pada Kamis (19/8).

Hazani mengatakan bahwa selama perburuan tersebut, pasukan keamanan mendengar suara-suara di sebuah perkebunan dan memberi peringatan bagi mereka yang bersembunyi untuk menyerah.